SuaraLampung.id - Jumlah penumpang dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Pelabuhan Merak, Provinsi Banten mulai mengalami peningkatan jelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Rudi Sunarko mengatakan jumlah penumpang mencapai 35.491 orang.
Data Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Pelabuhan Bakauheni pada 20 Desember 2023 pukul 08.00 WIB sampai dengan 21 April 2023 pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang pejalan kaki sebanyak 2.308 orang.
Jumlah itu mengalami peningkatan dari hari sebelumnya yang hanya 1.903 orang. Begitu pula dengan jumlah penumpang di atas kendaraan sebanyak 33.183 orang, total jadi 35.491. Sedangkan hari Rabu atau kemarin hanya 28.084 orang.
Jumlah kendaraan roda dua juga mengalami peningkatan. Pada hari ini tercatat sebanyak 677 unit, sedangkan hari kemarin yang hanya 580 unit.
Menurut Rudi, jumlah kendaraan pribadi yang menyeberang sebanyak 4.263 unit. jumlah itu jauh meningkat dari satu hari yang lalu di mana hanya sebanyak 3.260 unit.
Pihaknya mengimbau kepada pengguna jasa penyeberangan agar dapat membeli tiket ferizy dari jauh hari.
"Jadi kami mengimbau untuk calon pemudik dari Jawa ke Sumatera dan sebaliknya yang akan menggunakan jasa penyeberangan ASDP untuk membeli tiket dari jauh hari," kata Rudi.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memberlakukan ketentuan baru pembelian tiket online kapal feri mulai 11 Desember 2023.
Baca Juga: Pelabuhan Bakauheni Titik Rawan Penyelundupan Burung ke Pulau Jawa
Ketentuan itu berlaku di Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ketapang, dan Pelabuhan Gilimanuk.
Ketentuan baru tersebut adalah pemesanan tiket feri dapat dilakukan sampai dengan batas radius maksimal 5 kilometer sebelum pelabuhan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pelabuhan Bakauheni Titik Rawan Penyelundupan Burung ke Pulau Jawa
-
Aturan Baru, Tak Ada Lagi Pembelian Tiket di Dalam Pelabuhan Bakauheni Mulai Hari Ini
-
4 Skenario Mencegah Kemacetan di Pelabuhan Bakauheni pada Libur Akhir Tahun
-
Cegah Penyelundupan Narkoba Akhir Tahun, Pengawasan Pelabuhan Bakauheni Diperketat
-
3 Bulan Terakhir, Polres Lampung Selatan Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp 40 Miliar
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Pionir Standar Kualitas Software, Resmi Bersertifikat ISO/IEC 25000
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Bisnis Gelap di Bak Pikap: Dua Pria Asal Lamteng Terciduk Edarkan BBM Oplosan ke Pom Mini di Metro
-
Misteri Rumah Kosong di Rajabasa: Kisah di Balik Penemuan Tengkorak Pria Setelah 2 Bulan Menghilang
-
Kedok Pertamini Pringsewu Terbongkar: Iwan Raup Rp2,5 Miliar dari Solar-Pertalite Oplosan