SuaraLampung.id - Polda Lampung berharap ajang Pemilu 2024 tidak dimanfaatkan para peserta Pemilu 2024 untuk mempolitisasi agama.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya untuk mencegah aksi politisasi agama pada Pemilu 2024.
"Salah satunya menjalin koordinasi dan komunikasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang bertujuan melawan terhadap aksi politisasi agama," ujar Umi.
Umi berharap tokoh agama di Lampung bisa saling menghormati dan menghargai perbedaan pilihan di tahun politik ini.
Umi juga meminta masyarakat jangan terpecah hanya gara-gara berbeda pilihan. Ia berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan dan kesatuan.
Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta semua pihak untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama pada penyelenggaraan pesta demokrasi d 2024.
"Menghadapi Pemilu 2024 kerukunan umat beragama dan keharmonisan sosial harus tetap terjaga," kata dia.
Menurut dia, kerukunan umat beragama merupakan fondasi bagi keberlangsungan hidup masyarakat berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, memelihara kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab bersama.
"Saya mengajak seluruh pihak, khususnya para pemangku kepentingan untuk bersama-sama bahu membahu mengelola keberagaman yang ada dengan baik. Keberagaman ini akan menjadi sebuah kekuatan. Namun sebaliknya jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi sebuah ancaman disintegrasi bangsa," kata dia.
Baca Juga: Ingin Penuhi Kuota DPT, Lapas Bandar Lampung Dipersulit Disdukcapil
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Pemungutan suara Pemilu Anggota Legislatif 2024 dilakukan serentak dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024 pada tanggal 14 Februari 2024. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Ingin Penuhi Kuota DPT, Lapas Bandar Lampung Dipersulit Disdukcapil
-
Tersangka Joki Tes CPNS, Mahasiswi ITB hanya Dikenakan Wajib Lapor
-
Komplotan Curanmor Asal Lampung Tengah Digulung, 3 Pelaku Ditembak
-
Polda Lampung Bentuk Tim Viralisasi Selama Pemilu 2024, Ini Tugasnya
-
Bawaslu Lampung Ingatkan Peserta Pemilu 2024: Jangan Gunakan Bahan Kampanye Lebih Dari Rp 100 Ribu
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terbawa Arus Sejauh 34 Kilometer! Pemancing di Tanggamus Ditemukan Tak Bernyawa
-
WFH Jadi Lebih Nyaman! PLN Obral Diskon Tambah Daya 50 Persen, Cek Cara Dapatnya
-
Karyawan Leasing di Bandar Lampung Nekat Gadai Mobil Kantor Rp34 Juta Demi Bayar Utang
-
Datangi Polsek Dente Teladas dengan Pede, Koboi Pemilik Revolver Ini Malah Masuk Perangkap
-
Duel Berdarah 2 Saudara di Pasar Kopindo Metro: Pria Ini Terkapar dengan Telinga Nyaris Putus