SuaraLampung.id - Kasus kakak kandung membacok adiknya sendiri di Jalan Arif Rahman Hakim, Gang Panorama II, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, masih belum terungkap.
Pasalnya pelaku pembacokan berinisial TI, yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Lampung, belum tertangkap.
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan, pihaknya masih mencari keberadaan terduga pelaku yang melarikan diri usai peristiwa pembacokan terjadi.
Warsito meminta kepada terduga pelaku untuk lebih baik menyerahkan diri dan menghadapi proses hukum yang berlaku.
"Lebih baik segera menyerahkan diri," ujar Warsito.
Peristiwa pembacokan ini sendiri terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Arif Rahman Hakim, Gang Panorama II, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, 2 November 2023 lalu.
Pelaku TI tiba-tiba datang ke rumah kontrakan yang dihuni sang adik Kukuh sambil membawa golok dan pisau. TI lalu secara membabi buta membacok adik kandungnya sendiri.
Akibatnya Kukuh mengalami luka di bagian leher, punggung, dan tangan. Kukuh langsung dilarikan ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk mendapat perawatan.
Belum diketahui motif pembacokan tersebut. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab terjadinya penganiayaan berat itu.
Baca Juga: Napi Lapas Bandar Lampung Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi
Berita Terkait
-
Napi Lapas Bandar Lampung Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi
-
Bentuk Tim Pengawas ASN Pemilu 2024, Pemkot Bandar Lampung: Hati-hati Like Postingan di Medsos
-
Resmi Sertijab, Berikut Daftar Nama Pejabat Baru di Polresta Bandar Lampung
-
Marak Hoaks, Bawaslu Bandar Lampung Tingkatkan Pengawasan Kampanye di Medsos
-
Dosen STKIP PGRI Bandar Lampung Tersangka Pemerkosaan terhadap Mahasiswi, Damar Desak Pelaku Ditahan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata
-
Pamit Angkat Jemuran, IRT di Ketapang Lampung Selatan Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala
-
Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak
-
Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku