SuaraLampung.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung memberi atensi khusus dalam mengawasi kampanye di media sosial (medsos) pada Pemilu 2024 ini.
Atensi khusus dalam pengawasan kampanye di medsos dilakukan karena banyaknya informasi hoaks yang berkeliaran di medsos.
Anggota Bawaslu Bandar Lampung Hasanuddin Alam meminta panwascam meningkatkan pengawasan di medsos mengingat jadwal tahapan kampanye sangat sempit.
Panwascam kata Hasanudin, harus bisa memahami bagaimana kuatnya informasi hoaks yang berseliweran di media sosial lalu melakukan pencatatan dengan benar di form A pengawasan.
"Maka sangat penting, Peratiran Bawaslu Nomor 11 ini disosialisasikan, agar panwaslu kecamatan benar-benar paham apa yang harus dilakukan," kata dia.
Ketua Bawaslu Bandar Lampung Apriliwanda mengatakan sosialisasi Perbawaslu dilakukan agar panwaslu kecamatan memahami perihal regulasi, terkait kampanye, sampai dengan pendistribusian logistik ke tempat pemungutan suara (TPS).
"Setelah ini tugas pengawasan akan semakin berat, karena sudah masuk tahapan kampanye," kata dia.
Menurutnya, pada tahapan ini panwaslu kecamatan harus benar-bener bekerja dengan optimal baik pada masa kampanye maupun dalam pendistribusian logistik Pemilu 2024.
"Pengawas pemilu kecamatan harus benar-benar paham dengan regulasi ini, terutama perihal jadwal-jadwal kampanye," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: Korem 043/Gatam Larang Keluarga Prajurit Memberi Arahan Pilihan Politik di Pemilu 2024
Berita Terkait
-
Korem 043/Gatam Larang Keluarga Prajurit Memberi Arahan Pilihan Politik di Pemilu 2024
-
Jelang Masa Kampanye Pilpres, Polda Lampung Minta Warga Bijak Bermedia Sosial
-
Pemetaan Pemilu 2024 di Bandar Lampung, 9 TPS Rawan 1 TPS Sangat Rawan
-
Pemilu 2024, Kapolresta Bandar Lampung Jamin Anggotanya Netral
-
Gandeng Cyber Crime Polri, Bawaslu Lampung Konsentrasi Penuh Awasi Kampanye Hitam di Medsos
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dosa Masa Lalu Terungkit: Narapidana Lapas Krui Kembali Jadi Tersangka Kasus Lama
-
Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan