SuaraLampung.id - Komando Resor Militer (Korem) 043/Garuda Hitam (Gatam) akan ikut membantu polisi dalam pengamanan Pemilu 2024.
Kepala Seksi Teritorial Kasrem 043/Gatam Kolonel (Inf) Jaka Sutanta mengatakan, pihaknya menyiapkan 2.095 personel untuk membantu pengamanan Pemilu 2024.
Menurut Jaka, pasukan Korem 043/Gatam yang terlibat pengamanan Pemilu 2024 akan ditempatkan di 15 kabupaten/kota di Lampung.
Konsep pengamanan pemilu yang dilakukan oleh Korem mulai dari pengerahan kekuatan terpusat, pengerahan kekuatan kewilayahan, dan kriteria pemberian bantuan.
Menurut Jaka, TNI sendiri sudah menggelar apel gelar pasukan serentak nasional secara virtual yang dipimpin oleh KSAD Jenderal Agus Subiyanto pada 8 November 2023 sebagai bentuk kesiapan TNI membantu pengamanan Pemilu 2024.
Selain itu, lanjut Jaka, pihaknya juga telah memetakan wilayah yang dianggap rawan pada Pemilu 2024 bersama Bawaslu.
Kemudian memploting kebutuhan personel dalam rangka kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, melaksanakan sosialisasi netralitas TNI kepada seluruh prajurit, melaksanakan monitoring dan pengamanan wilayah selama tahapan Pemilu 2024 berlangsung bersama Polri.
Jaka menegaskan Korem 043/Gatam siap menjaga netralitas aparat TNI sebagaimana arahan dari KSAD Jenderal Agus Subiyanto.
Jaka menegaskan pihaknya tidak memberikan fasilitas tempat ataupun sarana dan prasarana milik TNI kepada pasangan calon dan parpol untuk digunakan sebagai sarana kampanye.
Baca Juga: Pemetaan Pemilu 2024 di Bandar Lampung, 9 TPS Rawan 1 TPS Sangat Rawan
Jaka juga melarang keluarga Prajurit TNI memberi arahan dalam menentukan hak pilih. Tidak hanya itu, personel TNI juga tidak boleh memberikan tanggapan, komentar dan mengunggah apapun terhadap hasil quick count sementara yang dikeluarkan oleh lembaga survei.
"Kami akan menindak tegas Prajurit TNI dan PNS yang terbukti terlibat politik praktis, memihak dan memberi dukungan partai politik beserta paslon yang diusung,” kata Kolonel Inf Jaka Sutanta. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pemetaan Pemilu 2024 di Bandar Lampung, 9 TPS Rawan 1 TPS Sangat Rawan
-
Pemilu 2024, Kapolresta Bandar Lampung Jamin Anggotanya Netral
-
Gandeng Cyber Crime Polri, Bawaslu Lampung Konsentrasi Penuh Awasi Kampanye Hitam di Medsos
-
5 Isu Utama yang Perlu Diwaspadai Selama Pemilu 2024 di Pringsewu
-
Daftar Caleg Partai Ummat DPRD Provinsi Lampung Periode 2024-2029
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas