SuaraLampung.id - Maskapai AirAsia membuka rute penerbangan Lampung-Bali. Pembukaan rute baru ini menjadi harapan baru untuk meningkatkan pariwisata Lampung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung Bobby Irawan mengatakan, dibukanya rute Lampung-Bali diharapkan bisa menggaet wisatawan asal Bali menuju Lampung.
Menurut Bobby, pihaknya sudah menjalin kerjasama di sektor pariwisata dengan Bali. Sehingga ke depan lanjutnya, akan dilakukan penjualan paket wisata Lampung-Bali.
"Karena ini bagian dari strategi pariwisata, maka kita harus berkolaborasi dengan pelaku usaha, pegiat wisata dan pihak terkait di sektor pariwisata di Bali," ujar Bobby.
Artinya terang Bobby, selain menjual paket wisata yang ada di Lampung, pihaknya berharap akan ada paket wisata yang menyatu antara Bali-Lampung.
Adanya paket wisata yang saling menyatu antara Bali dan Lampung, menurut Bobby, akan membangun perjalanan wisata terintegrasi dari dua daerah.
"Misal saat ada turis datang dari Bali ada paket langsung juga ke Lampung. Jadi tidak usah khawatir banyak wisatawan Lampung yang pergi ke Bali sehingga pariwisata Lampung sepi," tambahnya.
Untuk meningkatkan perkembangan sektor pariwisata, Bobby menuturkan, pihaknya telah bekerjasama dengan daerah-daerah sentra pariwisata untuk membangun jaringan kerjasama pariwisata.
Agen perjalanan kata dia, sudah menyiapkan berbagai paket wisata asal Lampung yang akan dikaitkan dengan wisata yang ada di daerah sentra pariwisata seperti di Bandung, Yogyakarta, Bali, Sumatera Utara, dan Batam.
Baca Juga: Tugas Berat Menanti AKBP Ryky Widya Muharom Kapolres Lampung Barat yang Baru
"Ke depan membangun jaringan pariwisata ini yang harus dikuatkan sebab pariwisata ini bercerita tentang perjalanan dan mudah-mudahan dari daerah sentra pariwisata itu bisa meningkatkan pariwisata di Lampung juga," ucap dia.
Pemprov Lampung juga telah menjalin kerjasama dengan 10 daerah melalui kerjasama Forum Komunikasi Daerah Mitra Praja Utama (MPU) untuk meningkatkan sektor pariwisata Lampung.
Sepuluh daerah yang bekerjasama melalui MPU di bidang pariwisata ini ada DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Di Yogyakarta, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
Diketahui Provinsi Lampung menjadi daerah dengan kunjungan wisatawan terbesar ketiga di Sumatera, setelah Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kunjungan wisatawan pada periode Januari-September 2023 Lampung pun telah melampaui target dimana total berjumlah 10,28 juta wisatawan dari target 5,5 juta wisatawan.
Sebelumnya moda transportasi udara di Lampung pun akan mendapatkan rute penerbangan baru yang dimulai pada Januari 2024 mendatang dengan rute penerbangan langsung Lampung menuju ke Bali dan menjadi salah satu sarana mendongkrak pertumbuhan pariwisata Lampung. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tugas Berat Menanti AKBP Ryky Widya Muharom Kapolres Lampung Barat yang Baru
-
Mahasiswi ITB Terima Order Joki Tes CPNS Dua Kali, Yang Pertama Ketahuan tapi Berhasil Kabur
-
Realisasi Belanja APBN di Lampung Mencapai Rp 22 Triliun, Paling Besar untuk Jalan
-
UMP Lampung 2024 Naik hingga 4 Persen, Masih Jauh dari Harapan Buruh
-
Desa Perbatasan di Lampung Jadi Perhatian Bawaslu, Antisipasi Pemilih Ganda
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah