SuaraLampung.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan menyidik dugaan tindak pidana korupsi penyaluran dana kredit usaha rakyat (KUR) pada Bank BNI Cabang Sidomulyo tahun 2022.
Kasi Pidsus Kejari Lampung Selatan Bambang Irawan mengatakan, dugaan korupsi dana KUR Bank BNI Cabang Sidomulyo ini berpotensi merugikan keuangan negara mencapai Rp 2,1 miliar.
Dia melanjutkan pada periode Juli hingga Desember 2022, 47 Gapoktan memperoleh bantuan dana KUR dengan plafon pinjaman senilai Rp 50 juta dengan suku bunga sebesar 6 persen tanpa agunan.
"Dalam pengajuan nya, 47 Gapoktan ini difasilitasi Ketua Gapoktan Karya Tani Desa Bandar Dalam dengan total penyaluran sebesar Rp 2.171.282.106. Dalam pinjaman terdapat kredit macet sebanyak 36 petani dengan total lebih sebesar Rp 1,6 miliar," kata dia.
Bambang menambahkan modus yang dilakukan dalam pinjaman KUR tersebut tanpa melalui prosedur yang berlaku yakni data Gapoktan disalahgunakan. Pada pinjaman itu pula terdapat petani yang tidak mengajukan pinjaman dana KUR tani namun pinjaman tetap dicairkan.
"Ketika dana keluar kemudian dikuasai dan dikelola oleh Ketua Gapoktan Karya Tani. Kerugian total mencapai Rp2,1 miliar namun telah dicicil sehingga kerugian sisa sekitar Rp1,6 miliar," katanya.
Lanjut dia, temuan tindak pidana korupsi tersebut akan dilakukan dengan serius mengingat program KUR merupakan program pemerintah pusat untuk para petani.
"Secepatnya kami akan panggil saksi-saksi untuk dilakukan pemeriksaan," tutup dia. (ANTARA)
Baca Juga: Pengusutan Korupsi Dana KUR Bank BUMN di Lampung Naik Status ke Penyidikan
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Bisnis Gelap di Bak Pikap: Dua Pria Asal Lamteng Terciduk Edarkan BBM Oplosan ke Pom Mini di Metro
-
Misteri Rumah Kosong di Rajabasa: Kisah di Balik Penemuan Tengkorak Pria Setelah 2 Bulan Menghilang
-
Kedok Pertamini Pringsewu Terbongkar: Iwan Raup Rp2,5 Miliar dari Solar-Pertalite Oplosan
-
Waspada Godzilla El Nino: Wagub Lampung Perintahkan Satgas Siaga Satu Hadapi Titik Api