Wakos Reza Gautama
Jum'at, 05 Mei 2023 | 15:11 WIB
Rombongan warga Lampung Timur dicegat saat menuju Lampung Tengah hendak menemui Presiden Jokowi. [ISTIMEWA]

SuaraLampung.id - Sebanyak 34 orang dari Desa Trimulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, diadang polisi saat menuju Lampung Tengah hendak menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (5/5/2023).

Kordinator warga bernama Bambang mengaku dirinya bersama rombongan dari Lampung Timur menggunakan 4 unit mobil, dengan tujuan Kecamatan Seputih Banyak untuk menghadiri kegiatan Presiden RI Joko Widodo.

Namun belum sampai tujuan, rombongan diberhentikan polisi dan dibawa ke Polsek Seputih Banyak. Selama 5 jam di Polsek Seputih Banyak, akhirnya rombongan dari Lampung Timur ini disuruh tidak bisa menemui Presiden Jokowi.

Menurut Bambang dirinya bersama rekannya hanya ingin menyampaikan keluhan ganti rugi bendungan gerak Jabung yang sudah dua tahun tidak kunjung selesai, bukan hendak melakukan unjuk rasa.

"Kami kan masyarakat ingin menyampaikan keluhan kami kepada pak Presiden tapi kenapa tidak diizinkan dan diberhentikan di Polsek, bahkan mau dibawa ke Polres Lampung Tengah. Ini sama saja kami tidak diizinkan untuk bertemu pak Presiden," kata dia.

Alasan polisi menghentikan dirinya dan rombongan tidak masuk akal. Kata Bambang polisi hanya bilang susah untuk memasuki ring 3.

"Kami heran susahnya kenapa kan tidak mau demo, tidak bawa peralatan semacam senjata sementara momen kedatangan presiden jarang terjadi," kata Bambang.

Presiden Jokowi direncanakan mengunjungi Kabupaten Lampung Tengah untuk meninjau sejumlah ruas jalan yang rusak parah pada Jumat sore ini.

Kontributor : Agus Susanto

Baca Juga: Momen Mobil RI 1 Nyangkut Lewati Jalan Rusak di Lampung, Presiden Jokowi Sampai Buka Pintu

Load More