SuaraLampung.id - Jalan rusak di Desa Setia Bakti, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, rencananya akan ditinjau Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya, Jumat (5/5/2023).
Kondisi jalan milik Provinsi Lampung itu memang rusak parah. Terbukti sebuah mobil Gran Max membawa muatan karung seberat 1 ton kesulitan melintasinya Jumat (5/5/2023) siang.
Pengemudi mobil bernama David, warga Seputih Raman, Lampung Tengah, mengatakan hampir setiap hari melintasi jalan tersebut untuk mengantar dagangan ke Kecamatan Rumbia.
"Dari Seputih Raman ke Rumbia karena jalan rusak bisa lima jam baru sampe, kalau jalannya bagus paling cuma 1 jam, dan sudah hampir 10 tahun kami merasakan ini," kata David.
Bahkan kata dia, mobilnya sering mengalami kerusakan karena lubang jalan cukup parah, apalagi di musim hujan. Air menggenang seperti kolam.
Setelah mendengar akan ada kunjungan Presiden Jokowi, David berharap jalan sepanjang hampir 30 kilometer itu bisa dibenahi sehingga memudahkan masyarakat khususnya yang bekerja sebagai driver.
*Saya tidak tau kalau mau ada kunjungan Pak Joko Widodo, pantesan sepanjang jalan kok banyak warga duduk di pinggir jalan, banyak polisi TNI lalu lalang," kata dia.
Yang paling terasa kata Munif (29) warga Desa Setia Bakti, Kecamatan Seputih Banyak, dengan kondisi jalan yang memprihatinkan menyulitkan warga yang hendak mengantar keluarganya sakit, atau yang hendak melahirkan.
Demi mempercepat menuju rumah sakit warga sering mencari jalan terobosan di desa desa, agar lebih cepat sampai rumah sakit. Mayoritas warga Desa Setia Bakti, Kecamatan Seputih Banyak, dirujuk ke Rumah Sakit di Kota Metro.
Baca Juga: Jokowi Turun Langsung Pastikan Kebenaran Video Viral Jalan Rusak di Lampung
Selai itu, kata Munif, di jalan itu sering terjadi mobil roboh karena jalan rusak, sehingga terjadi kemacetan hingga berjam jam sehingga menghambat segala aktivitas masyarakat.
"Sering mas mobil roboh karena kejebak lubang jalan, sehingga mobil lainnya macet, kalau sepeda motor masih bisa cari celah," kata Munif.
Mendengar Presiden RI Joko Widodo akan melintasi jalan Provinsi tepatnya Desa Setia Bakti, ratusan orang keluar rumah duduk di pinggir jalan ingin melihat rombongan presiden dan ingin menyampaikan keluhannya.
"Ini kami sudah siap-siap meneriaki pak Presiden untuk memperbaiki jalan di desa kami, sudah 10 tahun lebih aktivitas kami terganggu karena jalan rusak," terang Munif.
Kontributor : Agus Susanto
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Turun Langsung Pastikan Kebenaran Video Viral Jalan Rusak di Lampung
-
Momen Mobil Tersangkut hingga Presiden Jokowi Harus Turun karena Jalan Rusak di Lampung, Ekspresi Kecewa Jadi Sorotan
-
Jokowi Turun Langsung Pastikan Kebenaran Video Viral Jalan Rusak di Lampung
-
Ekspresi Wajah Jokowi saat Lintasi Jalan Rusak di Lampung
-
Warganet Komentari Jokowi Sengaja Jajal Jalan Rusak Naik Mobil RI 1 di Lampung: Pak Gubernur Kena Sleding!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran Bakal Menengok Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Labuhan Maringgai
-
Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara
-
Lampung Memasuki Era Aging Population, Apa Itu?
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026