SuaraLampung.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung menilai Lampung Fair 2022 dalam rangka pemulihan ekonomi setelah COVID-19.
Lampung Fair 2022 mengusung tema "Lampung Sebagai Gerbang Dunia Bisnis di Pulau Sumatera".
Ketua DPP Apindo Lampung, Ary Meizari Alfian mengatakan, kegiatan tersebut akan menampilkan pameran, show artis, parade budaya, aneka lomba, dan juga wisata kuliner.
Ia mengatakan, Pemprov Lampung dan Apindo terus berkolaborasi mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi setelah COVID- 19.
Baca Juga: Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja Reses ke Lampung
Salah satunya kembali menggelar Lampung Fair sebagai bagian dari ajang promosi berbagai potensi ekonomi di Lampung.
"Alhamdulillah Pemprov Lampung terus menjalin kerja sama dengan dunia usaha dalam pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19. Salah satunya bersama Apindo menyelenggarakan Lampung Fair, dan Apindo akan berusaha menghadirkan Lampung Fair yang benar-benar bisa membawa manfaat dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi," katanya.
Menurut Ary, saat ini persiapan Lampung Fair sudah dilakukan dan pihaknya meminta doa serta dukungan dari seluruh masyarakat Lampung agar agenda ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar.
"Ini hajat kita bersama seluruh masyarakat Lampung, agar pemulihan ekonomi Lampung lebih cepat dengan bergairahnya aktivitas ekonomi di semua lapisan," tandasnya.
Ary mengatakan bahwa persiapan Lampung Fair 2022 telah mencapai 80 persen dan untuk penyelenggaraannya direncanakan akan 29 Oktober 2022 sampai dengan 14 November 2022.
Baca Juga: Masjid Raya Bakauheni Masuk Tahap Pekerjaan Interior, Target Rampung Akhir November 2022
Di sisi lain, dengan mengusung digitalisasi, pintu masuk Lampung Fair 2022 akan menggunakan pintu digital atau pintu otomatis dengan menggunakan barcode atau e-money melalui aplikasi BBO yang dapat diunduh di Play store.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
-
Ketimpangan Ekonomi dan Pembangunan dalam Fenomena Urbanisasi Pasca-Lebaran
-
Jumlah Pemudik Turun, Rano Karno: Mungkin karena Ekonomi
-
Ekonomi Lesu? Permintaan ART Infal di Jabodetabek Menurun
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni