SuaraLampung.id - Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Kota Bandar Lampung Sahriwansah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.
Pengunduran diri Sahriwansah ini diduga terkait dengan penyidikan kasus korupsi retribusi sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung oleh Kejaksaan Tinggi (kejati) Lampung.
Sahriwansah adalah mantan Kepala DLH Bandar Lampung di mana saat dirinya menjabat itulah diduga terjadi penyelewengan dana retribusi sampah.
"Ya benar, Kepala Dinas Sosial sudah mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatannya," kata Kepala BKD Kota Bandar Lampung Herliwaty, Rabu (31/8/2022).
Ia mengatakan bahwa saat ini surat pengunduran diri Sahriwansah sebagai Kepala Dinas Sosial telah diteruskan ke Wali Kota Bandar Lampung.
"Alasan yang bersangkutan mengundurkan diri, saya tidak tau, biar nanti pimpinan yang menjelaskan," ujarnya.
Sementara itu Inspektur Kota Bandar Lampung Robi Suliska Sobri, mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kejati terkait kasus yang menimpa DLH.
"Terkait kasus di DLH yang sedang ditangani oleh Kejati, kami tidak lagi melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, karena proses ini sudah dilakukan pihak kejaksaan," kata dia.
Ia pun mengatakan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan sembari menunggu hasil pemeriksaan dari Kejati.
"Secara aturan, ASN yang terlibat tindak pidana korupsi akan mendapatkan sanksi pemecatan. Namun, untuk saat ini dirinya masih menunggu proses hukum yang dilakukan Kejati Lampung," kata dia.
Sebelumnya Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung resmi menaikkan status penanganan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemungutan retribusi sampah pada DLH Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2019, 2020 Dan 2021, dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Pada tahun tersebut Sahriwansah merupakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup sebelum menjabat Kadissos. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Geledah 3 Ruangan di DLH Bandar Lampung Selama Dua Jam, Penyidik Kejati Lampung Sita Sejumlah Dokumen
-
Sidik Korupsi Retribusi Sampah, Kejati Lampung Geledah Kantor DLH Bandar Lampung
-
Lihat Polisi Datang ke Lokasi Balap Liar di PKOR Way Halim, Puluhan Remaja Lari Tunggang Langgang
-
Korupsi Retribusi Sampah di DLH Bandar Lampung Naik Penyidikan, Ini Kata Kadis
-
Juru Parkir Ditemukan Tewas di Lantai 2 Bangunan Kosong, Diduga Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Mobil Listrik Mulai Padati Bandar Lampung: Dishub Pertimbangkan Miliki Alat Uji KIR Khusus
-
Lampung Kini Jadi Produsen Sapi Raksasa yang Dikembangkan Peternak Rakyat
-
Akal-akalan Kurir Paket Way Kanan Rekayasa Perampokan Uang Setoran, Ternyata untuk Judol
-
Apes! Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Malah Terjungkal dan Berakhir di RS
-
Proyek Rehabilitasi Irigasi di Lampung Mulai 2026