SuaraLampung.id - Dua orang tak dikenal melarikan diri saat didekati Tim Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Panjang di Jalan Raya Suban, Pidada, Panjang, Bandar Lampung, Sabtu (4/6/2022) malam.
Saat melarikan diri menggunakan sepeda motor, dua orang ini sempat membuang tas selempang yang ternyata berisi senjata api rakitan.
Kapolsek Panjang Kompol M Joni mengatakan, saat patroli hunting antisipasi kejahatan, tim melihat dua orang berboncengan sepeda motor Yamaha Vixion.
Namun saat mencoba diberhentikan, keduanya langsung kabur.
"Mereka langsung memutar arah, dengan membuang barang sesuatu ke semak-semak. Saat dicek, didapati tas selempang berisi senjata api rakitan," kata Kompol M Joni dalam keterangannya, Senin (6/6/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Selain itu, didapati dua butir amunisi aktif, sebutir selongsong peluru, dua obeng, kotak rokok, dan korek api gas.
Setelah menemukan barang tersebut, tim berusaha mengejar ke arah Merbau Mataram, Lampung Selatan.
"Namun keduanya tidak terkejar tim. Selanjutnya barang tersebut, langsung diserahkan ke piket Reskrim, guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Joni.
Baca Juga: Pengajuan Izin Usaha tak Perlu ke Kantor DPMPTSP Bandar Lampung, Cukup Pakai Aplikasi OSS-RBA
Berita Terkait
-
Pengajuan Izin Usaha tak Perlu ke Kantor DPMPTSP Bandar Lampung, Cukup Pakai Aplikasi OSS-RBA
-
Saran BPKP agar Pemkot Bandar Lampung Raih WTP dari BPK RI
-
Materai PT Pos Bandar Lampung Senilai Rp 1,5 Miliar Hilang
-
SK Belum Keluar, Disdikbud Bandar Lampung Jamin Guru PPPK Tetap Dapat Honor
-
Pemkot Bandar Lampung Janji Segera Terbitkan SK Guru PPPK
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB