SuaraLampung.id - Polda Lampung memeriksa sembilan orang saksi dalam perkara tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Hal tersebut dikatakan Dirrekrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Hutagalung, melansir Antara, Rabu (23/2/2022).
"Masih berjalan, kita sudah periksa sembilan saksi korban dan saksi lainnya," katanya.
"Instansi terkait masih kita butuhkan dalam hal penentuan suatu perbuatan tindak pidana sehingga kami bisa menetapkan dugaan kepada pelaku. Intinya kami tetap bekerja untuk memaksimalkan dalam menentukan dan menerapkan seorang tersangka," ujarnya.
Sebelumnya, petugas menggagalkan tindak pidana TPPO yang rencananya akan dikirim ke Singapura untuk dijadikan asisten rumah tangga (ART).
Penggagalan itu berlangsung pada Minggu (15/2/2022). TPPO tersebut dilakukan oleh sebuah perusahaan.
Ada sebanyak sembilan orang korban calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang berasal dari sejumlah wilayah di Provinsi Lampung yang rencananya akan dikirim ke Singapura untuk dijadikan ART.
Para korban sendiri diiming-imingi gaji sebesar 550 dolar Singapura atau setara Rp5.832.860, sehingga para korban tergiur dan sempat mengikuti pelatihan menjadi ART di Ponorogo Jawa Timur di PT. X.
Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Pria Hanya Berjuang di Awal Hubungan, Penuh Tantangan!
Berita Terkait
-
Diiming-iming Jadi ART di Singapura Bergaji Rp5,8 Juta, 9 Warga Lampung Jadi Korban TPPO
-
Usai Periksa Bupati Langkat, Komnas HAM akan Minta Keterangan Ahli TPPO
-
Kerangkeng Manusia: Jika Terbukti Ada Perbudakan, Bupati Langkat Bisa Dijerat TPPO
-
Audiensi dengan JarNas Anti TPPO, Sandiaga Tegas Tolak Wisata Perdagangan Anak
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Dorong Kepemilikan Mobil Baru Lewat KKB dengan DP Ringan dan Dukungan Pembiayaan EV
-
BRI Imlek Prosperity 2026 Jadi Ajang Apresiasi Bank Rakyat Indonesia untuk Nasabah Prioritas
-
Imsak Bandar Lampung 13 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Batas Sahur, Jadwal Salat dan Niat Puasa
-
Mau Zakat Lebih Mudah? Ini 7 Lembaga Zakat Online dengan Program Ramadan
-
5 Fakta Pembunuhan di Batam, Pria Tewas Dibunuh Eks Pacar Sesama Jenis karena Cemburu