SuaraLampung.id - Ketua komisi III DPRD Lampung Selatan, Rosdiana, mempersoalkan proyek pembangunan pembangunan jembatan Way Legundi dan bronjong bersumber dana APBD Lampung Selatan.
Diniali anggaran yang besar, mencapai Rp1,16 miliar di Desa Legundi, Kecamatan Ketapang dinilai tidak maksimal.
Penilaian itu setelah Komisi III DPRD Lampung Selatan melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung hasil pekerjaan proyek tersebut. Dari peninjauan itu, didapatkan hasil pekerjaan tidak rapi dan tidak maksimal.
KepadaLampungpro.co-jaringan Suara.com, Rosdiana, Minggu (20/2/2022), mengatakan segera menindaklanjuti hasil temuan tersebut.
"Informasinya, kualitas pembangunan proyek yang dikerjakan oleh pihak rekanan dari CV Multi Talenta dengan nomor kontrak Nomor kontrak: 002/KRL/PUPR-BM.I.PJJ APBD/LS/2021 itu kurang bagus. seperti, ketebalan jalan rabat betonnya tidak sama. Kemudian, bronjongnya juga tidak rapat," ujarnya.
Penilaian serupa disampaikan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Lampung Selatan Hasanuddin Dia mengakui hasil pekerjaan CV Multi Talenta tidak bagus.
“Paket pembangunan jembatan Way Legundi itu, proyek 2021 dan saat ini masih masuk masa pemeliharaan,” ujarnya.
Karenanya, lanjut Hasanuddin, pihaknya akan membuat surat agar pihak penyedia jasa CV Multi Talenta untuk membenahi semua pekerjaannya dan disesuaikan dengan RAB.
Sehingga BPK akan melakukan pemeriksaan tersendiri. “Kita minta agar pihak CV. Multi Talenta selama masa pemeliharaan ini dapat memperbaiki pekerjaannya agar ke depan tidak ada masalah,” pungkasnya. (***) Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Hendra
Baca Juga: Minyak Goreng Sawit Susah Didapat, Ibu-ibu di Lampung Beralih Bikin Minyak Goreng dari Kelapa
Tag
Berita Terkait
-
Ekonomi Lampung Tumbuh 2,79 Persen, Lebih Rendah Dibandingkan Pertumbuhan Ekonomi Pulau Sumatera
-
Minyak Goreng Sawit Susah Didapat, Ibu-ibu di Lampung Beralih Bikin Minyak Goreng dari Kelapa
-
Dana Desa di Lampung pada 2022 Capai Rp2,3 triliun, Paling Tinggi Diterima Bandar Lampung
-
Rumah Prostitusi Digerebek, Mucikari 70 Tahun dan 3 Orang PSK Ditangkap
-
Derita Anak Dipaksa Ibu Jadi Tukang Parkir, Dianiaya dengan Silet Jika Setoran Parkir Kurang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong