SuaraLampung.id - BH (39) guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di SDN Krui, Kabupaten Pesisir Barat, mencabuli 13 anak muridnya sendiri. Perbuatan ini BH lakukan di rumahnya.
Modus yang digunakan BH adalah mengajak murid-muridnya belajar ngaji di rumahnya di Kecamatan Lemong, Pesisir Barat. Saat di rumahnya itulah, pelaku mencabuli 13 muridnya.
Kasat Reskrim Polsek Pesisir Utara Ipda Meidi mengatakan, para korban pencabulan guru ini adalah murid SD yang rata-rata berusia 8-11 tahun.
"Modus operandi pelaku berjanji akan memberikan nilai yang bagus kepada murid yang kebetulan masih satu sekolah di tempat pelaku mengajar. Selain itu pelaku juga mengiming-imingi para korban akan dijadikan paskibraka jika mau dicabuli oleh pelaku," kata Ipda Meidi, Selasa (11/1/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Aksi bejat pelaku dilakukan sejak Maret 2020 hingga Desember 2021. Kondisi belasan korban pencabulan, saat ini mengalami trauma dan menjalani rehabilitasi di rumah masing-masing.
Aksi BH terbongkar setelah salah satu korban melaporkan tindakan bejat pelaku kepada orang tuanya. Mendapat pengakuan anaknya, orang tua korban langsung melaporkannya ke Polsek Pesisir Utara pada Jumat (7/1/2022).
Pelaku kini ditahan di sel Mapolsek Pesisir Utara sejak Sabtu (8/1/2022) sebelum diserahkan Ke Mapolres Lampung Barat untuk proses lebih lanjut.
Jika terbukti bersalah, pelaku akan dijerat Pasal 82 ayat 2 UU Nomor 17 Tahun 2016 jo Pasal 5 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Baca Juga: Begal Sadis Bacok Tangan Pelajar di Lampung Utara Ditembak Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala
-
Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri