SuaraLampung.id - Hutan Kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung mengalami kebakaran pada Minggu (2/1/2022).
Kepala SPTN II Way Bungur Balai Taman Nasional Way Kambas Nazarudin mengatakan, lokasi Kebakaran hutan di wilayah RPTN Toto Projo, SPTN Wilayah II Bungur.
"Kebakaran terjadi sekira pukul 12.23 WIB," ujar Nazarudin, di Lampung Timur, Senin (3/1/2022) dikutip dari ANTARA.
Nazarudin menjelaskan, setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya berkoordinasi dengan lembaga mitra dan memerintah jajarannya melakukan pemadaman.
Menurutnya, upaya pemadaman awal mulai pukul 14.00 WIB oleh tim Dalkarhut Balai TNWK dan seksi-seksi serta lembaga mitra.
Api akhirnya berhasil dipadamkan pukul 02.00 WIB.
"Luas areal yang terbakar kurang lebih 40 hektare yang merupakan vegetasi alang- alang, dan semak," jelasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak
-
Jalan-jalan ke Semarang, Jangan Lupa Mampir ke D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie
-
Desa BRILiaN Tompobulu Telah Torehkan Sejumlah Prestasi Tingkat Nasional dan Daerah
-
7 Promo Balik ke Kost yang Lagi Diburu Anak Rantau, dari Laundry sampai Tiket Murah
-
Belum Usai! H+7 Lebaran Bakauheni Masih Padat, 30 Persen Pemudik Ternyata Belum Kembali