SuaraLampung.id - Kebakaran kembali melanda hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur, Minggu (2/1/2022). Api muncul di hutan TNWK pada pukul 15.00.
Hingga Minggu (2/1/2022) pukul 22.30 api yang membakar hutan TNWK belum bisa dipadamkan. Petugas masih berupaya memadamkan api. Api membakar semak semak, ilalang dan sejumlah pohon jenis mentru yang masih relatif muda.
"Kami masih dilokasi sampai malam ini, masih melakukan pemadaman, mobil susah masuk sehingga rute menghambat proses pemadaman," kata Kepala Seksi II, Balai TNWK Nazarudin, Minggu (2/1/2022) malam.
Kata dia, titik koordinat kebakaran terjadi di 48M571912 9459 344, wilayah Resort I, Toto Projo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Untuk luasan hutan yang terbakar belum bisa dikalkulasi karena api belum bisa dipadamkan.
Petugas pemadam kebakaran dari pihak Balai TNWK dan Mitra konservasi, melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan tangki semprot manual, dan di dukung oleh mobil pemadam milik TNWK.
"Tapi mobil kesusahan masuk ke lokasi karena jalan menuju tempat kebakaran cukup sulit dilalui kendaraan roda empat, sehingga hal itu menjadi penghambat melakukan pemadaman," terang Nazaruddin.
Nazaruddin menduga kebakaran terjadi karena ulah orang yang tidak bertanggung jawab, dengan tujuan tertentu yang berhubungan dengan aktivitas ilegal dalam hutan Way Kambas.
Padahal kata Nazaruddin anggota Polhut wilayah Seksi II sudah sering melakukan patroli guna mengantisipasi kegiatan ilegal dalam hutan konservasi tersebut.
"Kami masih fokus melakukan pemadaman, untuk luas yang terbakar kemungkinan baru besok kami bisa melakukan pendataan," ucapnya.
Baca Juga: Si Jago Merah Mengamuk di Bontang Lestari, Rumah Kayu Milik Abdul Latif Habis Terbakar
Kontributor: Agus Susanto
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah