SuaraLampung.id - Polisi meminta pengunjung Pantai Kerangmas memutar balik karena kepadatan wisatawan telah membludak alias penuh. Pengunjung dihadang polisi untuk masuk ke pantai yang berada di Desa Muara Gadingmas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Sabtu (1/1/2022).
Penghadangan yang tampak dilakukan oleh Kapolsek Labuhan Maringgai, Kompol Yusvin.
Hal ini sesuai dengan kesepakatan pemerintah daerah dan pihak polisi, jika tempat wisatawan hanya boleh terisi 75 persen.
"Di dalam sudah penuh, silahkan putar balik, atau menunggu pengunjung yang di dalam keluar sehingga tidak terjadi kepadatan dalam lokasi wisata," himbau Kompol Yusvin di hadapan ratusan pengunjung.
Kompol Yusvin mengatakan, Polri memantau situasi di setiap objek wisata serta melakukan tindakan tegas jika pengunjung melebihi kuota seharusnya.
"Di dalam sudah banyak dan berjubel kalau tidak saya lakukan tindakan tegas takut menyalahi aturan, ditengah pandemi Covid 19 saat ini," papar Yusvin.
Seorang pengunjung dari Lampung Tengah, Suyanti mengaku kecewa saat harus putar balik, meski demikian ia dan keluarga pun mematuhi himbauan tersebut.
"Niat kami tadi ke Taman Nasional Way Kambas, karena tutup kami menuju Kerangmas, ternyata tidak boleh masuk lagi, disuruh putar balik kendaraan," bebernya.
Kontributor: Agus
Baca Juga: Ini 3 Tempat Wisata Paling Populer di Lampung Timur
Tag
Berita Terkait
-
Malam Pergantian Tahun 2022, Polisi Razia Pasangan Muda Mudi Mesum di Pringsewu
-
Destinasi Wisata Buka Pukul 12.00 WIB, Wisatawan di Lampung Kecewa
-
Wisatawan Diminta Tetap Jaga Protokol Kesehatan di Tempat Wisata Lampung
-
Sepanjang 2021, Ekspor Komoditas Pertanian Lampung Capai Rp14,1 Triliun
-
8 Personel Polresta Bandar Lampung Dipecat Selama 2021, Ada yang Terlibat Perampokan
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang
-
Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah
-
Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS
-
Truk Ekspedisi Mundur Mendadak di Bandar Lampung: Hantam Pom Mini, Warung Kelontong Ludes Terbakar
-
Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung