SuaraLampung.id - Wisatawan yang hendak berwisata di daerahnya untuk tetap disiplin dan taat menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata saat libur tahun baru.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. "Kemarin sudah diadakan rapat koordinasi dengan seluruh kabupaten dan kota di Lampung. Untuk tempat wisata yang ditutup hanya di Kota Bandarlampung," ujar Darminto, saat dihubungi di Bandarlampung, Sabtu.
Untuk daerah pusat wisata lainnya seperti Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran tetap membuka tempat wisata dengan memperketat penerapan protokol kesehatan.
"Kita minta wisatawan tetap jaga protokol kesehatan di tempat wisata, terutama di tempat wisata di Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran yang tetap dibuka pada masa libur ini," ucapnya.
Pengelola tempat wisata juga harus tetap bisa menjaga wisatawan agar dapat berwisata dengan aman dan menerapkan protokol kesehatan.
"Pengelola tempat wisata harus bisa mengawal pengetatan protokol kesehatan di destinasi wisata, jangan sampai kendor untuk mencegah adanya penularan COVID-19 di tempat wisata," katanya.
Meski saat ini belum ada penularan COVID-19 varian baru Omicron di Lampung, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga penerapan protokol kesehatan.
"Tidak ada cara lain untuk mencegah persebaran COVID-19 selain protokol kesehatan ketat, terutama di tempat yang berisiko menyebabkan kerumunan seperti tempat wisata, dan area publik," ucapnya.
"Harapannya terjaga ya situasi saat ini, jadi tempat wisata dan wisatawan juga harus ikut andil menjaga ini karena pariwisata kita dibuka," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: Sepanjang 2021, Ekspor Komoditas Pertanian Lampung Capai Rp14,1 Triliun
Berita Terkait
-
Sepanjang 2021, Ekspor Komoditas Pertanian Lampung Capai Rp14,1 Triliun
-
8 Personel Polresta Bandar Lampung Dipecat Selama 2021, Ada yang Terlibat Perampokan
-
Anggota Babinsa TNI di Lampung Tengah Dianiaya Dua Warga Sipil
-
Ekspor Pertanian Lampung Terus Meningkat dalam 4 Tahun Terakhir
-
Kades di Lampung Selatan Tersangka Pelecehan Seksual, Laporan Korban Sempat tak Ditanggapi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Benarkah Operasional Panas Bumi Picu Gempa? PGE Ulubelu Buka Suara Soal Guncangan di Tanggamus
-
Senjata Begal Macet Saat Tembak Pemilik Motor di Bengkel Sukabumi
-
Ribuan Orang di Lampung Lepas Status Pengangguran, Tren Kerja Full-Time Melonjak
-
Zaki Tak Ada Lagi di Dek Kapal: Pencarian 20 Mil Laut di Selat Sunda Masih Nihil
-
Hanya Tersisa Golok dan Motor: Aminudin Hilang di Balik Rimbun Eceng Gondok Way Rarem