SuaraLampung.id - Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menegur tempat wisata yang tidak menerapkan protokol kesehatan pada libur tahun baru 2022 ini.
"Saya telah meninjau lokasi wisata. Ternyata masih ditemui ada yang melebihi kapasitas lalu penerapan prokesnya tidak ketat dan itu sudah kita tegur langsung," kata Bupati Pesawaran Dendi Romadhona, di Pesawaran, Lampung, Sabtu.
Setiap destinasi wisata harus menerapkan prokes dengan ketat guna mencegah penularan COVID-19, dan apabila masih ada yang tidak mengindahkan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.
"Bila masih ada yang tidak terapkan prokes seperti terjadi kerumunan dan tak memakai masker serta kapasitas berlebih maka kita akan ambil kebijakan menutup kembali destinasi wisata ini," ujarnya.
Pengelola destinasi wisata di Pesawaran agar tidak menerima dan membatasi pengunjung setelah kapasitas yang telah ditentukan terpenuhi atau 50 persen dari keadaan normal.
"Kabupaten Pesawaran memang membuat kebijakan membuka destinasi wisata dengan persyaratan prokes ketat. Jadi saya minta kerja samanya dengan satgas dari pemilik wisata agar kapasitasnya dibatasi," kata dia.
Pengelola salah satu wisata bahari di Pesawaran, Mutun Ms Town, Aan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan satgas mandiri untuk memperingatkan prokes kepada pengunjung.
"Kita punya enam anggota satgas. Didampingi satgas kabupaten, desa, yang juga ikut memperingatkan prokes," kata dia.
Pihaknya pun akan melakukan pembatasan pengunjung ke lokasi wisatanya, sebagaimana peraturan yang diterapkan pemerintah.
Baca Juga: Destinasi Wisata Buka Pukul 12.00 WIB, Wisatawan di Lampung Kecewa
"Perkiraan yang masuk baru 20 persen dari kapasitas 5.000 orang. Kalau nanti sudah maksimal akan dibuat rolling, jadi kendaraan yang antre tidak diputar balik tapi menunggu ada yang ke luar lalu gantian," kata dia. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Berwisata di Pesawaran, Pengunjung Dilayani Vaksinasi COVID-19
-
Jika tak Capai Target Vaksinasi, Kinerja Polres Pesawaran akan Dievaluasi
-
Peras Pekerja Proyek Jembatan di Pesawaran, Dua Anggota LSM Ditangkap Polisi
-
Jembatan Way Gebang yang Ambles Segera Diperbaiki, Pemprov Lampung: Kita Lihat Statusnya
-
Lalu Lintas Lumpuh Total karena Banjir, Jembatan di Jalan Raya Way Ratai Putus
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026
-
Tiga Hari Hilang Misterius, Penyelam Panah Ikan di Way Rarem Ditemukan Tak Bernyawa
-
Benarkah Operasional Panas Bumi Picu Gempa? PGE Ulubelu Buka Suara Soal Guncangan di Tanggamus
-
Senjata Begal Macet Saat Tembak Pemilik Motor di Bengkel Sukabumi
-
Ribuan Orang di Lampung Lepas Status Pengangguran, Tren Kerja Full-Time Melonjak