SuaraLampung.id - Wakapolda Lampung Brigjen Subiyanto melaksanakan asistensi capaian vaksinasi COVID-19 di aula Pamor Persada Polres Pesawaran.
Dalam asistensi tersebut, Subiyanto ingin memastikan apa kendala terkait dengan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Pesawaran, karena dilihat dari capaian dibanding dengan kabupaten/kota yang lain, Pesawaran yang paling rendah.
"Saya ingin mendapat masukan dan laporan kendalanya apa dan dapat disampaikan kepada kami, sehingga ada diskusi dan jalan keluar. Kita ditarget oleh Presiden akhir Desember harus 70 persen untuk dosis satu," kata Subiyanto, Kamis.
Ia mengatakan Kabupaten Pesawaran hanya punya waktu tiga hari lagi untuk mencapai 70 persen di dosis satu dan saat ini tidak semudah waktu itu, permasalahan dalam pencapaian target seperti wilayah pegunungan dan pulau-pulau yang menjadi tantangan.
"Kalau tidak mencapai 70 persen awal tahun, polres- polres akan dievaluasi," tegasnya.
Untuk Provinsi Lampung sudah mencapai 70 persen tetapi untuk Kabupaten Pesawaran masih belum mencapai 70 persen. Kabupaten Pesawaran sendiri sasarannya 300 ribu lebih sedikit dari Kabupaten Lampung Timur.
"Masalah ini tidak boleh diabaikan dan harus dikerjakan, mungkin setelah ini akan ditanyakan lansia sudah berapa persen, dosis dua sudah berapa persen, maka dari itu perintah ini harus kita percepat," katanya.
Tiga pilar, TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan harus bersinergi.
"Kami pernah menawarkan dan memberikan relawan sembilan tim ke Kabupaten Pesawaran namun Kapolres dan Bupati memberitahukan bahwa Polres Pesawaran sudah membentuk relawan sendiri dan kita alihkan ke Pesisir Barat," kata Subiyanto.
Baca Juga: Jadwal Vaksinasi Surabaya 31 Desember 2021, Simak Berkas yang Wajib Dibawa!
Saat ini Tim relawan Polda Lampung sudah diberdayakan dengan berpedoman pada data P-care.
"Terkait capaian, silahkan untuk anak di usia 6 sampai 12 tahun, silahkan kami tidak melarang input secara manual, berdasar KTP sudah 78 persen, apakah atas dasar itu Kabupaten Pesawaran sudah bisa menyuntik vaksinasi COVID-19 untuk usia 6 sampai 12 tahun, silahkan," tambahnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati
-
Kisah Haru Erin, Gajah Berbelalai Buntung yang Kerap 'Minder' di Way Kambas
-
Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni
-
BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta
-
Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga