SuaraLampung.id - Sejumlah masyarakat dan seluruh kepala desa di lima kecamatan di Lampung Selatan, mengusulkan pemekaran Kabupaten Lampung Selatan.
Lima kecamatan yang ingin berpisah dari Kabupaten Lampung Selatan dan membentuk kabupaten baru ialah Natar, Jati Agung, Tanjung Sari, Tanjung Bintang, dan Merbau Mataram.
Para kepala desa di lima kecamatan itu akan menggalang dana dan dukungan terhadap pemekaran Kabupaten Lampung Selatan.
Ketua Tim Persiapan Pemekaran Daerah (TPPD) Lampung Selatan Puji Sartono mengatakan, pendanaan untuk pemekaran yang sudah terkumpul dialihkan karena pandemi Covid-19. Ke depannya, kata dia, masyarakat bersama pemerintah desa di lima kecamatan sudah siap untuk menggalang dana.
"Kami yakin pastinya ada pihak swasta yang mendukung hal baik ini. Allah itu maha kaya dan pasti ada rezekinya, tinggal tekad bersama, untuk berjuang agar bupati segera menyetujui dan DPRD untuk diparipurnakan soal pemekaran ini," kata Puji Sartono saat rapat bersama seluruh kepala desa di lima kecamatan di Bumisari Natar, Kamis (9/12/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Untuk selanjutnya, DPRD Lampung Selatan didesak agar tidak ada alasan lagi, untuk tidak setuju kabupaten ini dimekarkan.
Puji menilai lima kecamatan ini sudah layak dan wajib dimekarkan, sesuai dengan hasil kajian Studi Kelayakan Universitas Lampung (Unila) yang mereka terima.
"Dari jumlah penduduk, luas wilayah, kesepakan masyarakat, dan seluruh unsur pemerintahan desa sudah layak untuk dimekarkan. Banyak yang sepakat, lima kecamatan ini sudah semestinya dan wajib dimekarkan, tinggal menunggu persetujuan Bupati Lampung Selatan untuk diparipurnakan," ujar Puji Sartono.
Disisi lain, Tim TPPD Lampung Selatan mengklaim, berkas pemekaran kabupaten sudah diserahkan ke Sekretaris Daerah Lampung Selatan. Untuk proses selanjutnya, Tim TPPD berharap Bupati segera mengirim surat permohonan ke DPRD Lampung Selatan.
Baca Juga: Warga Mengeluh Pelayanan Samsat Kalianda Terhenti 4 Jam karena Listrik Padam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Kakek 88 Tahun Tewas di Sumur, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana
-
Pemuda Ditemukan Meninggal di Register 30 Ulubelu, Evakuasi Terkendala Medan Ekstrem
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya
-
Orang Tua Protes Menu MBG Tak Lengkap, SPPG Iringmulyo Janji Lengkapi Esok Hari
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan