SuaraLampung.id - Dua mahasiswa menjambret ponsel seorang mahasiswi di Jalan Pangeran Diponegoro, Gulak Galik, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Jumat (19/11/2021) malam.
Akibat perbuatannya menjambret ponsel mahasiswi, dua mahasiswa ini ditangkap petugas Polda Lampung. Dua mahasiswa yang ditangkap ialah IK (21) asal Mesuji dan WA (20) asal Bekasi, Jawa Barat.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan, dua mahasiswa ini memiliki peran berbeda dalam aksi jambret ponsel mahasiswi.
IK adalah eksekutor yang menjambret ponsel korban sementara WA yang menyuruh IK melakukan jambret. Awalnya WA menagih utang ke IK yang belum membayar ponsel yang dibelinya.
Baca Juga: Mengaku Polisi, Satpam Beli HP Pakai Uang Palsu
WA membutuhkan uang itu untuk membayar angsuran sepeda motor. Saat ditagih, IK tidak punya uang. WA memberi solusi dengan menyuruh IK menjambret.
"Setelah itu IK mengendarai sepeda motor Yamaha R15 ke Jalan Diponegoro, untuk mencari mangsa yang bisa dijambret," kata AKBP Hamid Andri Soemantri saat ekspos di Mapolda Lampung, Kamis (25/11/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Ketika mencari mangsa, IK melihat tiga wanita berjalan membawa dompet di Jalan Pangeran Diponegoro. Melihat situasi yang mendukung, IK langsung memepet korban yang diketahui bernama Meliana Efendi, mahasiswi asal Tulang Bawang Barat. IK langsung merampas dompet berisi HP milik Meliana.
"Kemudian korban langsung melapor ke Mapolda Lampung, untuk ditindaklanjuti para pelaku ini. Setelah melakukan penyelidikan, tiga hari kemudian pada Selasa (23/11/2021), menangkap pelaku WA yang menjadi penadah," ujar Hamid Andri Soemantri.
Setelah itu dilakukan pengembangan, didapat informasi WA ini mendapat ponsel tersebut dari pelaku IK. Dari hasil pengembangan, pelaku IK kemudian berhasil ditangkap saat sedang bekerja.
Baca Juga: Tuntut Angkat Derajat Guru Honorer, Gubernur Sumbar Didemo Ratusan Mahasiswa
Dari hasil penangkapan, turut diamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha R15 yang digunakan pelaku untuk beraksi. Kemudian jaket, celana, sandal yang digunakan pelaku, lalu ada juga dua unit Ponsel, serta dompet warna pink milik korban.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Viral Polisi Suruh Pendemo Tolak UU TNI Cap Jari dan Foto, Publik Murka: Mereka Penjahat?
-
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswi Ini Skakmat Annisa Mahesa: Diskusi Baik-baik Mau Didengar?
-
Pendaftaran UTBK Ditutup, Peserta Diminta Cek Kembali Lokasi Ujian dan Syarat Pembayaran
-
KSAD Maruli Ungkap Nasib 2 Prajurit Penembak Mati 3 Polisi di Lampung: Kemungkinan Dipecat!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni