SuaraLampung.id - Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sistem imun tubuh.
Beberapa orang memilih olahraga sebagai cara meningkatkan sistem imun tubuh.
Menjaga makanan dan pola makan juga cara meningkatkan sistem imun tubuh.
Ada cara lain yang mudah untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Yaitu dengan senyuman.
Ketua Perhimpunan Alergi dan Imunologi Indonesia Prof Iris Rengganis mengatakan senyum menjadi salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun tubuh yang dibutuhkan untuk menangkal berbagai penyakit, termasuk COVID-19.
"Oleh karena itu kalau kita stres kita itu senyum. Senyum itu salah satu yang meningkatkan imun sistem kita," katanya dalam bincang wicara ANTARA bertema "Menjaga Imunitas Pascavaksinasi COVID-19" yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (28/10/2021).
Selain itu, ia mengatakan perlu warga menghindari stres dan tetap bergembira juga menjadi cara meningkatkan sistem imun.
Tidur yang cukup minimal tujuh sampai delapan jam sehari serta mengontrol berat badan hingga tidak terjadi obesitas, katanya, juga perlu dilakukan untuk bisa meningkatkan imun.
Ia menyarankan masyarakat untuk memilih makanan sehat dengan mengurangi lemak, karbohidrat, menambah protein, sayur dan buah yang banyak mengandung antioksidan, vitamin dan mineral.
Baca Juga: BBPOM Imbau Pedagang Tak Pasarkan Obat Herbal Tanpa Izin
"Kalau kita tidak yakin dengan makanan kita maka tambahkan vitamin, mineral dan juga antioksidan yang lainnya. Berhenti merokok dan berhenti alkohol. Ini sangat mengganggu sistem imun kita," ujar ahli alergi dan imunologi itu.
Sebelumnya, Prof Iris mengatakan perlunya warga mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir selama 20-30 detik, lalu senam ringan di rumah dengan melakukan "streching" dalam suasana santai, memutar lagu-lagu yang membuat hati tenang.
Selain itu, katanya, konsumsi makanan sehat dengan mengurangi karbohidrat dan gula.
Secara umum, kata dia, untuk meningkatkan imunitas selama masa pandemi COVID-19 dengan cara tinggal di rumah, jika tidak perlu maka jangan keluar rumah.
Meski warga sudah mulai banyak yang divaksinasi, kata dia, tetap perlu waspada penularan virus.
Prof Iris juga menyarankan kepada warga untuk minum air putih yang cukup sebanyak delapan gelas atau dua liter per hari karena hal itu baik untuk ginjal, makan sayur dan buah yang sehat, olahraga 30 menit per hari di lingkungan rumah, tidur 7-8 jam, tidak merokok dan minum alkohol, minum vitamin dan obat teratur bagi komorbid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Resmi! Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027, Ini Daftar Cabornya
-
Pegadaian Tegaskan Emas Nasabah Aman di Tengah Lonjakan Permintaan
-
BRI Perkuat KPR Subsidi untuk Percepat Realisasi 3 Juta Rumah
-
Adopsi Digital Meningkat, BRImo Dorong Pertumbuhan Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan
-
BRI Bangun Ekosistem Investasi Inklusif Lewat Qlola dan UMKM