- WR, seorang karyawan BUMN, mencuri motor rekan kerjanya di PT Bukit Asam, Bandar Lampung, pada Senin, 6 April 2026.
- Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV perusahaan, yang memudahkan pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di kediamannya.
- Pelaku nekat melakukan tindakan kriminal tersebut untuk membayar utang dan kini terancam hukuman sesuai Pasal 476 KUHP tentang pencurian.
SuaraLampung.id - Hanya karena jeratan utang yang mencekik, WR (28), seorang karyawan BUMN, tega "menusuk" rekan kerjanya sendiri dari belakang.
Ia nekat menggondol sepeda motor milik MA (20), yang tak lain adalah rekan satu atap di PT Bukit Asam, Kelurahan Srengsem, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.
Aksi nekat ini terjadi pada Senin siang (6/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. WR tampaknya sudah mengamati celah yang ada. Ia memanfaatkan kondisi loker karyawan yang rusak dan tidak bisa dikunci sebagai pintu masuk aksinya.
Saat melihat kunci motor Yamaha Aerox milik MA tersimpan di dalam kantong baju yang tergantung di loker bersama tersebut, niat jahat WR pun muncul. Dengan tenang, ia menyambar kunci itu dan melenggang menuju area parkir.
Tanpa hambatan, motor berwarna hitam itu pun berpindah tangan dan dibawa kabur dari area perusahaan.
Namun, WR lupa bahwa di era modern, "mata" digital ada di mana-mana. Aksi licinnya ternyata terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) perusahaan. Rekaman inilah yang menjadi kunci bagi pihak kepolisian untuk mengendus jejak pelaku.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay, mengonfirmasi bahwa penangkapan WR dilakukan setelah penyelidikan mendalam atas laporan korban.
“Pelaku sudah kami amankan setelah hasil penyelidikan mengarah kepadanya. Aksi pencurian tersebut juga terekam CCTV perusahaan,” ungkap Kombes Alfret.
WR tak berkutik saat polisi menjemputnya di kediamannya di kawasan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras. Polisi berhasil mengamankan barang bukti utama berupa satu unit Yamaha Aerox 155 beserta kunci kontaknya.
Baca Juga: Bandit Bersenpi di Bandar Lampung Nekat Tembaki Korban Saat Kejar-kejaran, Berakhir di Masjid
Selain itu, sebuah hoodie warna cokelat yang dikenakan WR saat beraksi juga disita sebagai bukti tak terbantahkan.
Di depan penyidik, WR mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena pusing tujuh keliling terlilit utang. Motor mahal milik temannya itu rencananya akan dijual untuk menambal lubang finansialnya.
Kini, impian WR untuk melunasi utang justru berganti dengan ancaman jeruji besi. Ia dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian.
Berita Terkait
-
Bandit Bersenpi di Bandar Lampung Nekat Tembaki Korban Saat Kejar-kejaran, Berakhir di Masjid
-
Pemkot Bandar Lampung Garap Peta Jalan Raksasa Demi Kota Bebas Banjir
-
Aksi Bejat Pemulung: Cabuli Bocah 6 Tahun di Kamar Mandi Masjid Tanjung Senang
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Ritual Menginjak Kepala Kerbau Jadi Sorotan, Ini Makna Prosesi Adat yang Dijalani Jokowi di Lampung
-
Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa
-
Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026
-
ART di Pringsewu Kuras Emas dan ATM Majikan Rp46 Juta
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa