SuaraLampung.id - Mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin menjadi tersangka kasus suap eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain.
Azis Syamsuddin menyuap Robin dan Maskur dalam rangka mengamankan perkara korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah yang diduga melibatkan Azis.
Keterlibatan Azis Syamsuddin dalam perkara suap DAK Lampung Tengah ini terungkap saat persidangan mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.
Azis Syamsuddin disebut meminta komitmen fee sebesar 8 persen dari pencairan dana DAK Lampung Tengah tahun anggaran 2017.
Itulah yang membuat Azis Syamsuddin akhirnya menghubungi Robin Pattuju meminta agar kasus yang melibatkannya itu tidak ditindaklanjuti.
Azis Syamsuddin bersama kader Partai Golkar Aliza Gunado menjanjikan uang kepada Robin dan Maskur Husain sebesar Rp 4 miliar. Namun yang baru terealisasi Rp 3,1 miliar.
Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, KPK menetapkan Azis Syamsuddin sebagai tersangka dan melakukan penahanan selama 20 hari ke depan.
Awal Karier Politik Azis Syamsuddin
Azis Syamsuddin adalah kader Partai Golkar. Ia masuk partai berlambang pohon beringin itu di tahun 2004 di saat pemilu legislatif.
Baca Juga: Adies Kadir Gantikan Posisi Azis Syamsuddin Jadi Waketum Golkar Bidang Polhukam
Azis Syamsuddin dicalonkan Partai Golkar sebagai anggota DPR RI dari daerah Pemilihan Lampung II pada pemilu 2004. Dapil Lampung II meliputi Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Way Kanan, dan Kota Metro.
Sebagai kader baru di Partai Golkar, Azis Syamsuddin termasuk beruntung. Ia menempati nomor urut 2 di Dapil II dari Partai Golkar.
Di pemilu tahun 2004, caleg dengan nomor urut teratas diuntungkan ini karena pemilu 2004 menerapkan pemilu dengan sistem proporsional setengah terbuka.
Artinya calon terpilih harus meraih 100 persen BPP (bilangan pembagi pemilih), dan jika tidak ada calon yang meraih 100 persen BPP, maka calon terpilih kembali ditetapkan berdasarkan nomor urut.
Dikutip dari rumahpemilu.org, dari 550 anggota DPR baru pemilu 2004, hanya ada tiga nama yang terpilih berdasarkan 100 persen BPP. Lainnya terpilih karena nomor urut.
Azis Syamsuddin termasuk yang terpilih berdasarkan nomor urut. Pada pemilu 2004, perolehan suara Azis Syamsuddin sebesar 46.261 suara. Ia pun mewakili Partai Golkar sebagai anggota DPR RI dari dapil Lampung II.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu