SuaraLampung.id - KM Lawit sudah beroperasi sebagai tempat isolasi terpadu bagi pasien COVID-19 asimtomatis di Provinsi Lampung.
Pasien COVID-19 asimtomatis yang dirawat di KM Lawit berarti pasien sudah positif COVID-19, namun tidak memberikan gejala klinis terhadap orang tersebut.
Plt. Kepala KSOP Kelas I Panjang, Hendri Ginting, mengatakan saat ini total telah ada 17 pasien yang telah menggunakan KM Lawit sebagai tempat isolasi.
"Pada hari pertama untuk tempat isolasi sudah diisi oleh 6 orang dan pada 31 Agustus lalu bertambah 6 orang," katanya, Rabu (8/9/2021) dikutip dari ANTARA.
Menurutnya, di hari yang sama tepat 31 Agustus 6 orang yang sebelumnya dirawat dan dinyatakan negatif dari COVID-19 sehingga diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing.
"Sebanyak 6 orang pasien ini sebelumnya memang telah melakukan isolasi mandiri di rumah beberapa hari dan menjalani sisa masa isolasi di KM Lawit beberapa hari, serta setelah itu mereka diperbolehkan kembali ke rumah karena telah dinyatakan negatif dari COVID-19," ucapnya.
Ia melanjutkan pada tanggal 2 September ada tambahan pasien yang sembuh dan turun dari kapal sebanyak 1 orang, sehingga total saat ini hanya tersisa 10 orang yang dirawat.
"Untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri di KM Lawit tersebut sebanyak 7 orang merupakan warga Lampung, sedangkan 10 orang lainnya adalah ABK Kapal Kargo KM Saint Giant yang berasal dari luar Lampung," katanya.
Hendri mengatakan 10 anak buah kapal tersebut dinyatakan positif akibat adanya pemeriksaan kepada setiap kapal yang akan bersandar di pelabuhan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan.
Baca Juga: Bandara Radin Inten II Lampung Rugi Miliaran Rupiah, Ajukan Keringanan Pembayaran PBB
"Hasil pengecekan tersebut didapatkan 10 orang positif COVID-19 sehingga diarahkan untuk isolasi mandiri di KM Lawit, sedangkan untuk pasien yang sudah sembuh kami berikan pula bangunan paket sembako guna membantu keluarga mereka," ujarnya lagi. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Ibu Muda di Lampung Utara Terseret 15 Meter Demi Pertahankan Motor dari Cengkeraman Residivis
-
Todong Polisi dengan Senpi Rakitan, Bandit Curanmor Lintas Jakarta-Lampung Tewas
-
Penyelundupan 350 Tabung Gas Elpiji Subsidi ke Sumsel Digagalkan Polisi di Mesuji
-
Beraksi Tengah Malam, Pria 44 Tahun di Tanggamus Nekat Jarah Kabel Proyek
-
Jarah Harta Rp 86 Juta, Remaja 16 Tahun Asal Pringsewu Habiskan untuk Judol dan Dugem