Sejak 26 Juli 2013 Rumah Bersalin Santa Maria resmi berganti nama menjadi klinik Bersalin dan Rawat Inap Utama Santa Maria Metro.
Perjalanan panjang Santa Maria sebagai cikal bakal pelayanan kesehatan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Metro hari ini.
Terlebih sejak pendiriannya hingga saat ini Santa Maria selain terus menjaga pelestarian bangunan bersejarah juga telah mengedepankan nilai-nilai pelayanan kemanusiaan dibandingkan keuntungan dan melayani masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras dan golongan.
Hingga saat ini ribuan atau bahkan puluhan ribu anak telah dilahirkan di Rumah Sakit tertua di Kota Metro.
Sebagai rumah sakit tertua yang telah berperan besar di masa lalu RB. Santa Maria yang menyimpan banyak sejarah dalam perjalanan Kota Metro.
Sejak awal berdiri Santa maria telah menyadari bahwa masalah kesehatan dinilai sangat penting bagi kemajuan kota dan perkembangan sumber daya manusia yang ada saat itu.
Penulis: Oki Hajiansyah Wahab (Peminat Sejarah)
NB
Artikel ini terbit atas kerja sama Suaralampung.id dengan Sahabat Dokterswoning
Baca Juga: Pemkot Metro Dukung Penelusuran Arsip Sejarah ke Belanda
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat