SuaraLampung.id - Provinsi Lampung mencatat pasien tertinggi, mencapai 677 kasus. Penambahan ini berasal dari 15 kabupaten dan kota di Lampung dan mencatat sepanjang masa pandemi COVID 19 ini.
"Dengan tambahan 677 pasien COVID-19, jumlah total orang yang sudah terinfeksi virus corona di provinsi ini sebanyak 28.009," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana di Bandarlampung, Senin (19/7/2021).
Jumlah ini mencapai dengan total 28.009 kasus konfirmasi positif COVID-19 di Lampung.
Jumlah pasien itu, terdiri dari 1.556 pasien meninggal dunia dan 21.945 pasien dinyatakan sembuh.
"Kasus kematian juga bertambah 26 orang, sehingga menjadi 1.556 kasus. Pasien sembuh mengalami penambahan 195 orang dengan selesai isolasi 21.945," katanya.
Dia menyebutkan 677 kasus COVID-19 itu berasal dari 13 kabupaten/kota di provinsi ini, di antaranya Kota Bandarlampung dengan 146 kasus, Metro sebanyak 20, Kabupaten Lampung Timur sebanyak 89 dan Lampung Barat sebanyak 89.
Sedangkan di Pringsewu sebanyak 26 , Pesawaran sebanyak 19, Lampung Tengah 43, Kabupaten Lampung Utara 214, Tulangbawang Barat 3, Waykanan 4, Mesuji 4, Tanggamus 11, dan Pesisir Barat sebanyak 9 kasus.
"Tiga kabupaten dengan kasus harian COVID-19, yaitu Tulangbawang dan Lampung Selatan," kata ia.
Tiga daerah yang berstatus zona merah, yakni Pringsewu, Lampung Timur dan Pesawaran dan sedangkan 12 wilayah lainnya berzona oranye (ANTARA)
Baca Juga: Lampung Timur Zona Merah, Satgas Covid-19 Bubarkan Hajatan di Melinting
Berita Terkait
-
Resmi, 84 Pilkades di Lampung Tengah Ditunda karena COVID 19
-
Korlantas: Mobilitas Saat Idul Adha di Jalur Tikus Mesti Diperketat
-
330 Kendaran Diputar Balik di Masa PPKM Darurat di Bandar Lampung
-
Oknum PNS Terlibat Pungli Tes Antigen, Bupati Lampung Selatan Marah Besar
-
Tim Distanak Bandar Lampung Periksa Kelayakan Hewan Kurban, Ini Hasilnya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Akal Bulus Sindikat Narkoba: Gunakan Ambulans untuk Selundupkan Sabu Rp22 Miliar di Bakauheni
-
BRI Bagikan Dividen Tunai Rp52,1 Triliun, Perkuat Kinerja untuk Nilai Tambah Berkelanjutan
-
Perkuat Layanan Inklusif, Pegadaian Resmikan Cabang Internasional di Timor Leste
-
Dendam di Balik Aib yang Terbongkar: Pria di Lampung Tengah Tikam Mantan Istri karena Sakit Hati
-
Kelancaran Haji 2026 Didukung BRI, Distribusi Living Cost SAR Menjangkau 152,49 Juta