- Pemuda bernama Suroso (28) ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan Register 30, Tanggamus, pada Senin, 23 Februari 2026.
- Jasad korban ditemukan pukul 16.00 WIB di aliran Way Ngarip setelah hilang sejak pamit ke kebun pada Sabtu (21/2).
- Evakuasi jasad korban memakan waktu empat jam karena medan terjal dan licin, tanpa tanda kekerasan ditemukan.
SuaraLampung.id - Seorang pemuda bernama Suroso (28), warga Pekon Karang Rejo, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan Register 30, pada Senin 23 Februari 2026.
Proses evakuasi jasad korban berlangsung dramatis lantaran lokasi berada di medan terjal dan sulit dijangkau kendaraan.
Kapolsek Pulau Panggung AKP Jumbadio mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Way Ngarip, berjarak kurang lebih dua kilometer dari titik penyeberangan sungai yang diduga menjadi lokasi awal kejadian.
“Lokasi penemuan berada di kawasan hutan dengan kontur ekstrem. Aksesnya hanya jalur setapak dan tidak bisa dilalui kendaraan. Petugas bersama warga harus berjalan kaki sekitar empat jam untuk mengevakuasi korban,” kata Jumbadio, Selasa 24 Februari 2026.
Menurutnya, proses evakuasi dilakukan secara manual menggunakan tandu darurat. Kondisi medan yang licin akibat hujan membuat petugas dan warga harus ekstra hati-hati saat melintasi tebing dan bebatuan di sepanjang aliran sungai.
Peristiwa itu bermula pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Korban pamit kepada keluarga untuk pergi ke kebun di kawasan Kepayang, Register 30, guna memperbaiki gubuk. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kembali ke rumah.
Keluarga kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Seorang saksi, Nadi (50), mengaku sempat mendengar suara sepeda motor meraung di sekitar Way Kepayang saat hujan deras pada Sabtu sore. Tak lama kemudian suara tersebut hilang.
Pada Senin pagi, warga menemukan sepeda motor milik korban sekitar 500 meter dari jalur penyeberangan sungai. Pencarian dilanjutkan dengan menyusuri aliran sungai hingga akhirnya jasad korban ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi,” kata Kapolsek.
Polisi mengimbau warga yang beraktivitas di kawasan Register 30 Ulubelu agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan, mengingat arus sungai dapat meningkat secara tiba-tiba dan membahayakan keselamatan.
Kontributor : Agus Susanto
Tag
Berita Terkait
-
Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan
-
Harimau Sumatera Dievakuasi usai Masuk Ladang Warga
-
Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak Begal di Tempat Berpotensi Jadi Pembunuhan di Luar Hukum
-
Nikmati Sambal Seruit Khas Lampung di Jambi, Tempat Nyaman Rasa Juara!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
7 Kelebihan Naik Travel untuk Perjalanan Antarkota
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal