SuaraLampung.id - Polres Mesuji memusnahkan 183 pucuk senjata api rakitan serta 158 butir amunisi aktif. Pemusnahan dipimpin langsung Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno.
Ratusan pucuk senjata api dan amunisi itu adalah milik masyarakat yang diserahkan secara sukarela ke Polres Mesuji dan ke kepala desa setempat.
"Ratusan pucuk senjata api rakitan dan ratusan butir amunisi aktif ini merupakan hasil penyerahan dari masyarakat melalui jajaran Polres Mesuji dan para kepala desa setempat," kata Irjen Hendro Sugiatno, Rabu (7/4/2021) dilansir dari ANTARA.
Ia menyebutkan senjata api rakitan ini hasil penyerahan sukarela dari masyarakat secara langsung kepada polres dan kepala desa setempat.
Ia mengatakan dengan pemusnahan senjata api tersebut, diharapkan kepada masyarakat yang masih memiliki dan menyimpan senjata api rakitan agar segera menyerahkannya kepada kepolisian dan TNI.
"Saya berharap jika masih ada yang menyimpan dan memiliki senjata api segera serahkan kepada kami, maupun melalui TNI dan pemerintah setempat," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mesuji Haryari Candralela mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya melakukan pendekatan kepada masyarakat dan menyosialisasikan berbahaya memiliki senjata api rakitan.
"Kami terus berupaya memberikan imbauan dan pendekatan kepada masyarakat untuk tidak memiliki senjata api rakitan. Untuk itu diharapkan pada tahun ini Kabupaten Mesuji bebas dari penggunaan senjata api rakitan," tambahnya. (ANTARA)
Baca Juga: Panen Kritik karena Banyak Jalan Rusak, Kabid PUTR Mesuji: Kami Tidak Tidur
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri
-
Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah
-
BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang