SuaraLampung.id - Seorang anak berusia lima tahun hanyut terbawa aliran air drainase di Bandar Lampung, Senin (22/3/2021) sore. Korban bernama Chairunisa terseret arus saat dalam perjalanan pulang dari mengaji.
Peristiwa anak hanyut ini terjadi di Jalan Bukit Cendana, Perum Bunga Panorama, Langkapura, Bandar Lampung. Hingga kini Chairunisa masih dicari aparat gabungan BPBD Bandar Lampung, Basarnas, TNI dan Polri.
Wartini warga sekitar lokasi mengatakan, korban saat itu diketahui pulang ngaji bersama empat temannya sekitar pukul 16.30 WIB. Bahkan saat kejadian berlangsung, korban sedang bersama ibunya.
"Hujan deras air sudah meluap dan sempat melihat bagian tubuhnya sudah hanyut. Teriak minta tolong tapi posisinya sudah jauh karena airnya ngalir deras. Kejadian sekitar setelah salat Ashar," kata Wartini.
Sementara masyarakat sekitar memantau kondisi perairan dan sungai-sungai di sekitaran lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong