SuaraLampung.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandar Lampung menyoroti langkah pemerintah yang mulai mengeluarkan kebijakan mudik lebaran. Bagi IDI Bandar Lampung, pemerintah harusnya fokus pada vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat baru memikirkan kebijakan mudik.
Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya M Biomed mengatakan, sekarang ini belum saatnya pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait mudik, sebab perayaan Idul Fitri pun masih dua bulan mendatang.
"Pemerintah harus bijaksana dalam hal ini, harusnya selesaikan dahulu proses vaksinasi, baru membuat kebijakan mudik sambil berjalan," kata dia, Rabu (18/3/2021) dilansir dari ANTARA.
"Jadi jangan terburu-buru dulu terkait hal mudik ini, sebaiknya kita lihat perkembangannya ke depan bukan hari ini saja, tapi tiap hari dan bulan kalau memang memungkinkan ya silakan saja kebijakan tersebut diambil," kata Adit pula.
Namun, lanjut dia, meskipun nanti dalam perjalanannya kasus Covid-19 di Indonesia menurun, pemerintah harus tetapi memiliki inovasi baru dalam mengantisipasi sebaran Covid-19 pada kegiatan mudik sehingga tidak menjadi klaster baru.
"Ya ini harus diperhatikan dan kita sambil belajar juga untuk mengurangi persebaran COVID-19 ini harus ada inovasi baru atau cara baru nanti di setiap pintu kedatangan, sehingga orang aman mudik, kalau tidak diintensifkan bisa jadi akan membuat klaster," kata dia lagi.
Menurutnya pula, saat ini semua orang berkepentingan untuk menyukseskan program vaksinasi ini, sebab bila tidak tercapai 70 persen, untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), maka vaksinasi ini bisa dianggap gagal.
"Jadi dengan adanya vaksin sebenarnya berkah tersendiri, karena memang apa yang saya lihat dalam satu pekan ke belakang jumlah kasus positif di Lampung pun mengalami penurunan," kata dia pula.
Baca Juga: Wagub DKI: Walau Boleh Mudik, Tempat Terbaik Adalah di Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar