SuaraLampung.id - Pembangunan jalan layang (flyover) di Jalan Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, ditunda.
Rencananya Pemerintah Kota Bandar Lampung membangun flyover Urip Sumoharjo di tahun 2021 ini.
Namun mengingat terjadi pandemi Covid-19, anggaran lebih difokuskan untuk penanganan Covid-19.
"Tahun ini jalan layang (flyover) yang sudah kita rencanakan sebelumnya belum menjadi fokus pembangunan fisik di tahun 2021," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandar Lampung Khaidarmansyah, Kamis (21/1/2021) dilansir dari Antara.
Hal tersebut, kata dia, disebabkan dampak anggaran yang direfocusing guna menangani permasalahan pandemi COVID-19 di kota ini.
"Memang tahun ini fokus kita ke penanganan COVID-19 dan anggaran yang kita siapkan untuk penanganan virus corona Rp50 miliar," kata dia.
Ia menjelaskan awalnya pemkot berencana membangun flyover di Jalan Urip Sumoharjo guna memecah kemacetan yang kerap terjadi di waktu-waktu tertentu di lokasi tersebut, dan solusi satu-satunya membangun jalan layang.
"Meski pembangunan jalan belum bisa dilaksanakan tahun ini tapi rencana pembangunan fisik lainnya yang sudah direncanakan tahun sebelumnya masih tetap berjalan seperti pembangunan sejumlah kantor kelurahan dan kantor Ombudsman Lampung," kata dia.
Menurut dia, dengan total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang ada tahun 2021 Pemkot berusaha untuk tetap menjalankan rencana kerja program kegiatan dan juga penanganan COVID-19.
"APBD tahun 2021 untuk belanja Rp2,4 triliun, pendapatan kita proyeksikan Rp2,6 triliun, sisanya harus bayar hutang dan cicilan seperti hutang dengan PT SMI dan pelaksanaan proyek PDAM," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kakek 75 Tahun di Bandar Lampung Cabuli Bocah Tetangga dengan Modus Rayuan Uang Jajan
-
Kedok Bisnis Emas: Tipu Rekan Setengah Miliar, Ternyata Nyambi Tambang Ilegal dan Bandar Sabu
-
Berhenti Jadi Budak Pinjol! BEI Lampung Bongkar Rahasia Ubah Utang Jadi Cuan
-
Prof Elfahmi Raih 91 Persen Suara, Siap Nakhodai Itera hingga 2030
-
Penagih Koperasi Dirampok di Siang Bolong, Pelaku Tak Berkutik Dibekuk Polisi