-
Mengurutkan pecahan harus memperhatikan nilai pecahan, bukan besar kecil penyebut.
-
Penyebut dapat disamakan atau pecahan diubah ke bentuk desimal.
-
Urutan pecahan ditentukan dari nilai terkecil ke nilai terbesar.
Metode ini efektif untuk membandingkan dua pecahan.
Contoh:
Bandingkan dan ¾
2 × 4 = 8
3 × 3 = 9
Karena 8 < 9, maka:
< ¾
Contoh Soal yang Sering Muncul
Baca Juga:Nelayan di Lampung Ditemukan Tewas Setelah Kapalnya Terbalik Saat Melaut
Soal: Urutkan pecahan berikut dari yang terkecil ke terbesar:
, ½,
Jawaban:
= 0,6
½ = 0,5
≈ 0,67
Urutan yang benar:
½, ,
Tips agar Tidak Tertukar Lagi
1. Pilih satu metode yang paling dipahami
2. Periksa ulang hasil akhir
3. Jangan menilai pecahan dari penyebut saja
4. Perbanyak latihan
Baca Juga:7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
Mengurutkan pecahan dari yang terkecil ke terbesar tidak sulit jika tahu caranya. Dengan menyamakan penyebut, mengubah ke desimal, atau perkalian silang, soal pecahan bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat.