Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif

Masih bingung menghitung bilangan bulat positif dan negatif? Simak aturan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian yang dijelaskan sederhana

Tasmalinda
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:35 WIB
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif
ilustrasi perkalian bilangan
Baca 10 detik
  • Operasi hitung bilangan bulat melibatkan positif, negatif, dan nol, tanpa pecahan atau desimal.
  • Penjumlahan memiliki aturan tanda sama untuk menjumlahkan dan tanda berbeda untuk mengurangkan hasilnya.
  • Perkalian dan pembagian didasarkan pada aturan tanda; hasil positif jika tanda sama, negatif jika berbeda.

SuaraLampung.id - Operasi hitung bilangan bulat positif dan negatif kerap menjadi momok bagi siswa. Kesalahan kecil—seperti tanda plus dan minus, bisa mengubah hasil akhir secara drastis. Padahal, dengan memahami pola dan aturan dasarnya, perhitungan ini bisa dilakukan cepat dan akurat.

Agar tidak keliru lagi, berikut panduan operasi hitung bilangan bulat (positif dan negatif) lengkap dengan contoh soal yang sering muncul di kelas dan ujian.

Mengenal Bilangan Bulat

Bilangan bulat terdiri dari:

Baca Juga:Menelusuri Kebun Kopi Robusta di Lampung Barat, Dari Lereng hingga Secangkir Kopi Juara

Bilangan negatif (… −3, −2, −1)
Nol (0)
Bilangan positif (1, 2, 3, …)
Tidak ada pecahan atau desimal dalam bilangan bulat.

1. Penjumlahan Bilangan Bulat

Aturan Dasar
Tanda sama → jumlahkan, tanda ikut
Tanda berbeda → kurangkan, tanda ikut bilangan yang lebih besar
Contoh:
5 + 3 = 8
−4 + (−6) = −10
−7 + 5 = −2

2. Pengurangan Bilangan Bulat

Aturan Penting
Pengurangan dapat diubah menjadi penjumlahan dengan lawan bilangan.

Baca Juga:7 Fakta Kasus Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Lampung Utara Rugikan Negara Rp2,9 Miliar

Contoh:
6 − 4 = 2
−5 − 3 = −5 + (−3) = −8
4 − (−6) = 4 + 6 = 10
Trik cepat: minus ketemu minus jadi plus.

3. Perkalian Bilangan Bulat
Aturan Tanda
(+) × (+) = (+)
(−) × (−) = (+)
(+) × (−) = (−)
(−) × (+) = (−)
Contoh:
4 × 3 = 12
−6 × −2 = 12
−5 × 4 = −20

4. Pembagian Bilangan Bulat

Aturan Tanda (Sama seperti perkalian)
Tanda sama → hasil positif
Tanda berbeda → hasil negatif
Contoh:
12 ÷ 3 = 4
−20 ÷ −5 = 4
−18 ÷ 6 = −3

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi
1. Lupa aturan tanda
2. Terburu-buru membaca soal
3. Tidak mengubah pengurangan menjadi penjumlahan
4, Salah urutan operasi


Kesimpulan
Operasi hitung bilangan bulat—baik positif maupun negatif—akan jauh lebih mudah jika aturan tandanya sudah dikuasai. Dengan latihan rutin, soal-soal yang awalnya terlihat rumit bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat.

Artikel ini cocok sebagai panduan belajar cepat, pengingat sebelum ujian, atau bahan belajar mandiri di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak