Sementara itu, General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin, mengatakan, berdasarkan data dari posko ASDP cabang Bakauheni, jumlah penumpang kapal yang menggunakan kendaraan roda dua sebanyak 2.597 motor.
Ia menerangkan, untuk mengatasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Bakauheni, pihaknya telah menyiapkan strategi seperti delay sistem hingga skrining tiket.
Ia pun memastikan, hingga saat ini jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak Banten terus meningkat.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada pengguna jasa penyeberangan agar dapat membeli tiket Ferizy dari jauh hari. Serta meningkatkan kewaspadaan dan kesehatan selama perjalanan.
Baca Juga:Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
Pemudik Pejalan Kaki Ramai
Ribuan penumpang pejalan kaki terus berdatangan dan memadati area ruang tunggu Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, pada arus balik H+3 Lebaran 2025.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para penumpang pejalan kaki yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Merak, Banten tersebut, terus berdatangan memadati kawasan pelabuhan Bakauheni.
General Manajer (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin di Lampung Selatan, Jumat, mengatakan, berdasarkan data 12 jam dari posko ASDP Cabang Bakauheni, jumlah penumpang kapal yang melakukan penyeberangan pada H+3 sebanyak 30.738 orang.
"Untuk penumpang 30.738 orang yang terbagi menjadi 3.753 penumpang pejalan kaki dan 26.985 penumpang di dalam kendaraan," kata dia.
Baca Juga:Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni
Oleh karena itu, ia menerangkan, untuk mengatasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Bakauheni, pihaknya telah menyiapkan strategi seperti delay sistem, hingga skrining tiket.
Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak Banten terus meningkat. (ANTARA)