Jangkau Daerah Terpencil, KPU Pesisir Barat Gunakan Jasa Ojek Distribusi Logistik Pemilu 2024

PU Pesisir Barat menggunakan jasa 18 ojek dan delapan gerobak sapi untuk menyukseskan pemilu aman dan damai.

Wakos Reza Gautama
Senin, 12 Februari 2024 | 18:03 WIB
Jangkau Daerah Terpencil, KPU Pesisir Barat Gunakan Jasa Ojek Distribusi Logistik Pemilu 2024
KPU Pesisir Barat menggunakan jasa ojek motor dalam distribusi logistik Pemilu 2024. [ANTARA]

Meski ada kendala, khususnya di Pesisir Barat yang sulit dijangkau transportasi, pihaknya memastikan distribusi logistik bisa diselesaikan tepat waktu sebelum pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024.

Pada Pemilu 2024, masyarakat akan memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden, anggota DPD, DPR RI serta DPR provinsi dan anggota DPRD kabupaten/kota.

Untuk diketahui, Kabupaten Pesisir Barat tersebut terdapat empat desa yang masih terisolir yakni Desa Way Haru, Bandar Dalam, Way Tiyas dan Siring Gading, yang berada di wilayah Kecamatan Bengkunat.

Wilayah pedalaman dengan kondisi geografis bergunung-gunung dan hutan dan laut di wilayah Kabupaten Pesisir Barat, khususnya di empat desa yang terisolir itu sering kali menjadi kendala dalam pendistribusian logistik pemilu.

Baca Juga:Perjuangan TNI Polri Mengawal Distribusi Logistik Pemilu 2024 ke Daerah 3T di Pesisir Barat

Untuk menyiasati kondisi itu, semua hal harus dilakukan. Belum lagi faktor cuaca yang terkadang kurang mendukung dalam proses distribusi.

Naik gunung turun gunung, lewati lembah, hutan, jalan berlumpur dan menyeberangi sungai hingga lautan harus ditempuh untuk mendistribusikan logistik pemilu hingga sampai ke tempat pemungutan suara (TPS). Itu semua didekasikan demi melayani masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024.

Untuk menempuh perjalanan menuju ke empat desa tersebut membutuhkan perjuangan dan semangat yang kuat dikarenakan akses jalan menuju tempat tersebut sangatlah ekstrim.

Para petugas pendistribusian logistik pemilu harus melewati jalan dengan lumpur yang sangat tebal dan licin, sehingga pengiriman logistik tidak bisa menggunakan kendaraan roda empat.

Tidak hanya jalan dengan lumpur yang licin saja, para petugas harus melewati bibir pantai dengan ombak yang cukup besar sehingga terkadang para petugas harus menunggu ombak mereda.

Baca Juga:Muncul Harimau Melintas di Jalinbar Bengkunat Pesisir Barat

Sehingga apabila cuaca sedang tidak mendukung para petugas harus menunggu terlebih dahulu sebab, apabila memaksakan untuk melewati itu ombak besar tak segan-segan menghantam dan menyeret para petugas.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak