SuaraLampung.id - Generasi milenial di Provinsi Lampung sudah banyak yang melek investasi di bidang pasar modal. Ini terlihat dari dominannya investor saham dari kalangan milenial.
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung Hendi Prayogi mengatakan, investor pasar modal di Lampung dikuasai generasi milenial.
Menurut dia, sebanyak 68 persen investor saham di daera Lampung merupakan generasi milenial yang usianya rata-rata di bawah 30 tahun.
Investor pasar modal di Provinsi Lampung saat ini berjumlah 282 ribu orang. Dari jumlah itu, sebanyak 101 ribu orang di antaranya merupakan investor saham.
Baca Juga:Perusahaan Putra Sulung Wakil Presiden RI Ke 6 Try Sutrisno Resmi Melantai Bursa
"Dari total 101 ribu orang investor saham di Lampung sekitar 68 persen atau 68.680 orang merupakan investor dengan usia 18-30 tahun atau generasi milenial," katanya.
Banyaknya generasi milenial Lampung yang menjadi investor saham menurut Hendi, karena massifnya kegiatan edukasi di sekolah serta perguruan tinggi.
Hendi menurutkan, pihaknya paling sering melakukan edukasi pasar modal di kampus dan sekolah karena siswa SMA adalah calon investor potensial untuk pasar modal terutama produk saham.
Menurut dia untuk meningkatkan minat generasi milenial menjadi investor pasar modal termasuk produk saham, pihaknya telah menyediakan galeri investasi di sekolah dan perguruan tinggi.
Galeri investasi atau galeri edukasi ini berada di SMAN 6 dan SMAN 5 Bandar Lampung. Sedangkan untuk di perguruan tinggi ada 10 yang tersebar di berbagai kampus di Kota Bandar Lampung, Metro, Kabupaten Pringsewu, dan Lampung Timur.
Baca Juga:Emiten Grup Salim META Mau Delisting Saham, BEI: Kami Proses
Ia mengatakan banyak kemudahan yang diberikan bagi generasi milenial untuk menjadi investor saham.Mereka hanya perlu membawa persyaratan berupa kartu tanda penduduk serta NPWP bila memiliki.
- 1
- 2