Mulai dari Menteri, Anggota DPR hingga Kepala Daerah Menitipkan Nama ke Karomani untuk Diloloskan Kuliah di Unila

Sejumlah pejabat mulai dari menteri, anggota DPR RI hingga kepala daerah menitipkan orang untuk diloloskan di Unila

Wakos Reza Gautama
Rabu, 30 November 2022 | 14:53 WIB
Mulai dari Menteri, Anggota DPR hingga Kepala Daerah Menitipkan Nama ke Karomani untuk Diloloskan Kuliah di Unila
Ilustrasi Rektor nonaktif Unila Karomani. Sejumlah pejabat menitipkan nama ke Karomani untuk diloloskan kuliah di Unila. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Sejumlah pejabat mulai dari menteri, anggota DPR RI hingga kepala daerah menitipkan orang untuk diloloskan pada penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) tahun 2022.

Hal ini terungkap dalam persidangan kasus suap penerimaan mahasiswa baru Unila tahun 2022 dengan terdakwa Andi Desfiandi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Tanjungkarang, Rabu (30/11/2022).

Pada persidangan ini, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Rektor nonaktif Unila Karomani sebagai saksi. Dari keterangan Karomani inilah terbongkar permainan suap yang melibatkan para pejabat. 

Karomani mengaku dititipi 22 nama calon mahasiswa pada jalur mandiri. Dari 22 nama itu, ada Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan dan tiga anggota DPR RI turut menitipkan untuk diloloskan ke Fakultas Kedokteran Unila.

Baca Juga:Tak Penuhi Passing Grade, Keponakan Zulhas Tetap Lolos Unila Lewat Karomani

Karomani ditunjukkan barang bukti 23 nama calon mahasiswa beserta tulisan-tulisannya, ada Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menitipkan seorang keponakannya inisial ZAG, dititipkan lewat Ketua Apindo Lampung Ari Meizari.

"Ada satu (ZAG) titipan Zulkifli Hasan dan satu keponakannya Andi Desfiandi (inisial ZAP). Saat itu diceritakan Ari Meizari, itu keponakan (Zulkifli Hasan) tolong dibantu, tapi saya jelaskan sepanjang nilai passing grade mencukupi dan SPI, pasti lolos," ujar Karomani dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.

Kemudian Karomani ditanya, apakah pernah ditunjukkan chatting dari Zulkifli Hasan, Karomani menjawab ada semacam screenshoot chat antara Zulkifli Hasan dengan Ari Meizari.

Karomani juga ditanya, apakah ada titipan infaq dari Zulkifli Hasan, Karomani mengaku tidak tahu, karena uang itu diterima Mualimin.

Sebelumnya, keponakan Zulkifli Hasan pernah mendaftar dan dititipkan lewat jalur SBMPTN, namun tidak lokos karena nilai passing gradenya kurang dari 500, karena untuk masuk diterapkan passing grade 500 ke atas.

Baca Juga:Rp10 Triliun untuk Tangani Banjir di Jakarta, PKS Yakin Heru Budi Bisa karena Ada Bantuan dari Pusat

Namun menariknya, Karomani baru mengetahui passing grade keponakan Zulkifli Hasan di bawah 500, saat dikasih tahu Tim Penyidik KPK.

News

Terkini

korbanmengalami luka parah di bagian wajah akibat terkena material tabung kompresor yang meledak.

News | 13:35 WIB

Menurutnya, hal tersebut guna mengantisipasi maraknya isu penculikan anak yang beredar.

News | 17:39 WIB

Pemeriksaan ini terkait adanya kerusuhan pembakaran kantor PT AKG oleh massa

News | 14:33 WIB

Jaksa Penuntut Umum memperlihatkan bukti-bukti mahasiswa yang dititipkan oleh Dekan Pertanian tersebut

News | 18:00 WIB

Akibat kecelakaan ini, pelajar SMKN 2 Kalianda Lampung Selatan bernama Rahmad Febrian (18) tewas

News | 16:11 WIB

Dekan FMIPA Unila pernah memberikan uang kepada Karomani sebesar Rp60 juta dari efisiensi keuangan

News | 14:57 WIB

di dalamnya terdapat tumpukan kayu jenis bayur yang sudah di kemas menjadi balokan dan papan.

News | 20:40 WIB

sampai saat ini pencarian korban nelayan hilang masih nihil.

News | 15:41 WIB

kantor dan sejumlah aset milik PT AKG Bahuga di Kampung Agung, Bahuga, Way Kanan, dibakar

News | 13:43 WIB

pihaknya menerjunkan sebanyak satu tim rescue pos SAR Tanggamus untuk menuju lokasi.

News | 15:07 WIB

kabar penculikan anak di SDN 1 Way Dadi adalah tidak benar.

News | 13:29 WIB

amplop yang diberikan ke KH Said Aqil Siradj bukan bersumber dari uang suap

News | 12:58 WIB

kecelakaan melibatkan dua sepeda motor pada Rabu (25/01/2023) pukul 20.00 WIB menewaskan satu pelajar di Pringsewu.

News | 18:12 WIB

para pelaku merupakan sindikat bersenjata api dan sajam, spesialis pencurian hewan

News | 18:07 WIB

Mualimin menjawab uang itu diberikan saat Said Aqil datang ke Lampung

News | 10:41 WIB
Tampilkan lebih banyak