Namun korban tidak mau karena masih trauma dengan kejadian tersebut. Karena tidak dituruti, akhirnya pelaku marah kepada korban dan mengancam akan menyebarkan foto-foto tak senonohnya ke Facebook.
“Jadi, dalam pertemanan itu, pelaku kerap merayu dan meminta foto- foto tak senonoh korban dan korban menuruti kemauan pelaku,” tambahnya.
Takut fotonya disebarkan ke Facebook, akhirnya korban datang ke rumah pelaku sambil membawakan makanan.
Kemudian pelaku kembali memaksa korban untuk berhubungan seks di kursi ruang tamu.
Merasa selalu diancam oleh pelaku, akhirnya pada Oktober, korban baru menceritakan kepada pamannya atas apa yang dialaminya.