Iwan Sastriawan mengungkapkan, meskipun para ahli kesehatan menerangkan bahwa varian baru tersebut tidak memiliki bahaya seperti varian sebelumnya, BIN Daerah Lampung tetap mengantisipasi munculnya varian lain yang lebih berbahaya.
Hal tersebut mendorong BIN Daerah Lampung untuk menggencarkan vaksinasi, terutama pada vaksin ketiga (booster) yang masih rendah di provinsi Lampung, ujar Iwan Satriawan.