facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Demokrat Bantah Kabar AHY Jadi Capres atau Cawapres sebagai Syarat Koalisi

Wakos Reza Gautama Kamis, 07 Juli 2022 | 10:05 WIB

Demokrat Bantah Kabar AHY Jadi Capres atau Cawapres sebagai Syarat Koalisi
Ilustrasi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) usai bertemu di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Kamis (23/6/2022). Demokrat tidak patok syarat jadikan AHY capres atau cawapres dalam jalin koalisi. [ANTARA/Fauzi Lamboka]

beredar berita Demokrat mematok AHY menjadi capres atau cawapres sebagai syarat berkoalisi.

SuaraLampung.id - Partai Demokrat tidak mematok syarat menjadikan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) dalam menjalin koalisi

Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, belakangan beredar berita Demokrat mematok AHY menjadi capres atau cawapres sebagai syarat berkoalisi.

"Demokrat menegaskan bahwa pernyataan itu sama sekali tidak benar," kata Herzaky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Ketika bertemu dengan ketua umum partai-partai politik lainnya, kata Herzaky, AHY justru selalu mengedepankan pembahasan tentang visi, misi, dan platform koalisi.

Baca Juga: Lantik Ketua dan Pengurus Demokrat Sumbar, AHY Kutip Quotes Steve Jobs

Dalam pertemuan tersebut, AHY akan mencari keberadaan ikatan hubungan yang baik dan kesamaan pandangan dengan partai-partai politik lain agar mereka dapat bersama-sama memperjuangkan perubahan dan perbaikan nasib rakyat.

Dikatakan pula bahwa mereka akan bahas isu-isu kebangsaan dan kerakyatan terkini serta cari solusi yang bisa ditawarkan oleh partai politik untuk selesaikan persoalan tersebut melalui sinergi dan kolaborasi.

Dengan demikian, menurut Herzaky, belum ada pembahasan mengenai capres dan cawapres dalam pertemuan antara AHY dan ketua umum partai-partai politik lainnya.

Sebaliknya, lanjut dia, pembahasan tentang capres dan cawapres setelah koalisi terbentuk.

"Belum ada bahas-bahas mengenai capres dan cawapres. Yang ada sama-sama menyepakati pembahasan mengenai capres dan cawapres setelah koalisi terbentuk," kata Herzaky.

Baca Juga: Sebut Ranah Minang Baromater Politik, AHY Minta Demokrat Sumbar Fokus Target Sonsong Pemilu 2024

Disebutkan pula bahwa salah satu hal yang dipertimbangkan oleh Demokrat usung capres/cawapres adalah tingkat kemungkinan keterpilihan atau kemenangan sosok calon tersebut dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait