5 Efek Samping Berbahaya Jika Konsumsi Protein Berlebih

Beberapa efek samping berbahaya yang diakibatkan oleh konsumsi protein berlebihan

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 02 April 2022 | 14:55 WIB
5 Efek Samping Berbahaya Jika Konsumsi Protein Berlebih
Ilustrasi makanan berprotein tinggi. Efek samping berbahaya jika mengonsumsi protein berlebihan. [pixabay/stevepb]

SuaraLampung.id - Mengonsumsi protein secara berlebihan akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Seperti dikutip dari Indian Express pada Sabtu, Dr. Eileen Canday, HOD, nutrisionis dan ahli gizi dari Rumah Sakit Sir HN Reliance Foundation, India mengatakan jika mengkonsumsi lebih dari dua kali lipat kebutuhan protein untuk jangka waktu yang lama dapat menimbulkan risiko bagi organ vital untuk metabolisme limbah dari sistem tubuh.

Dr. Canday menjelaskan kelebihan konsumsi protein dapat menimbulkan masalah kronis pada fungsi organ seperti kardiovaskular, gangguan pembuluh darah, cedera hati dan ginjal hingga kerusakan lebih lanjut pada organ-organ ini bisa berakibat fatal.

Konsumsi berlebihan protein juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko komplikasi pada orang dengan diabetes tipe-2, risiko kanker yang lebih tinggi bagi mereka yang mengkonsumsi daging olahan secara berlebihan serta osteoporosis dan osteopenia jika mengonsumsi protein tanpa mineral esensial.

Baca Juga:Perhatikan Nutrisi Kucing Dewasa Anda Demi Umur Panjang dan Kesehatannya

Beberapa efek samping berbahaya yang diakibatkan oleh konsumsi protein berlebihan di antaranya:

1. Berat badan bertambah

Meskipun diet tinggi protein mengklaim dapat membantu menurunkan berat badan, jika seseorang melebihi kebutuhan kalori total, maka itu akan disimpan sebagai cadangan energi yang dapat menyebabkan peningkatan simpanan lemak.

Ini bisa mengganggu rezim penurunan berat badan dengan kelebihan protein yang disimpan sebagai lemak.

2. Kerusakan ginjal

Baca Juga:Waspada, Pria yang Terlalu Banyak Asupan Protein Bisa Alami Penurunan Jumlah Sperma

Kelebihan protein dapat membahayakan pasien yang sudah memiliki penyakit ginjal. Nitrogen berlimpah yang terkandung dalam asam amino yang membentuk protein adalah alasan di balik penyakit ini. Ginjal yang telah rusak harus bekerja lebih keras untuk menghilangkan kelebihan nitrogen dan produk limbah dari metabolisme protein.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini