"Masalah biaya itu sebagian udah satu dua yang ditarikin Rp700 ribu setahun," tuturnya.
Sugiharto pun berharap agar Pemkot bisa membantu agar para pedagang di Pasar Smep bisa mendapatkan rejeki.
"Harapan kami, kalau mau di sini rame ya di luar itu bawa masuk semua. Jadi enggak ada iri-iri an. Minta tolong sama bu Wali Kota biar adil bu, di luar itu bawa masuk semua," pungkas Sugiharto.
Pantauan saibumi.com di lokasi terlihat para pedagang mengisi waktu dengan bermain catur dan saling becengkrama satu sama lain.
Baca Juga:Harga Gula Pasir di Bandar Lampung Naik Menjadi Rp 14 Ribu per Kg