Ratusan pelayat memadati kediaman korban pagi itu. Beberapa karangan bunga tanda bela sungkawa berderet di tepi jalan menuju kediaman rumah duka, di Dusun I, Desa Toto Projo, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur.
Sutrisno, paman korban, meminta polisi segera menangkap pelaku jika perlu agar ditembak mati.
"Kami keluarga besar meminta pelaku tembak mati, karena apa yang dilakukan pelaku sangat keji," ucap Sutrisno.
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Ferdiansyah mengatakan pelaku menembak sebanyak dua kali. Satu tembakan disasarkan kepada korban Leli. Peluru masuk ke kepala korban sebelah kanan. Selain itu pelaku juga mencoba menembak warga namun tidak tepat sasaran.
"Habis menembak korban dan korban tergeletak, pelaku mengarahkan sepeda motornya ke arah selatan. Sejumlah warga melempari batu, namun pelaku membuang tembakan ke arah seseorang," kata Ferdiansyah.
Terkait dengan jenis senjata api yang digunakan pelaku, Ferdiansyah belum bisa memastikan, jenis senjatanya rakitan atau organik. Polisi menemukan satu proyektil yang di tembakan kearah warga.
"Dari dua tembakan satu proyektil baru kami temukan, satunya belum kami temukan. Dan sudah dari semalam anggota Reskrim gabungan telah menyebar untuk memburu pelaku," ucap AKP Ferdiansyah.
Kontributor: Agus Susanto