facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Praktik Joki Vaksinasi COVID-19 Terbongkar, Berawal dari Kecurigaan Petugas Puskesmas

Wakos Reza Gautama Rabu, 05 Januari 2022 | 12:44 WIB

Praktik Joki Vaksinasi COVID-19 Terbongkar, Berawal dari Kecurigaan Petugas Puskesmas
Ilustrasi vaksinasi. Praktik joki vaksinasi COVID-19 di Semarang, Jawa Tengah, dibongkar polisi. [Solopos.com]

percobaan praktik joki vaksinasi ini terjadi pada 3 Januari 2022 lalu

SuaraLampung.id - Praktik joki vaksinasi COVID-19 terjadi di Puskesmas Manyaran, Semarang Barat, Jawa Tengah. Kasus ini terbongkar saat petugas vaksin curiga dengan peserta vaksin.  

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan percobaan praktik joki vaksinasi ini terjadi pada 3 Januari 2022 lalu. Kasus ini terungkap saat petugas puskesmas melakukan penyaringan calon penerima vaksin.

Perbuatan ini bermula ketika warga calon penerima vaksin Christin Lusiana (37) warga Griya Beringin Asri, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, memperoleh undangan untuk melaksanakan vaksinasi di Puskesmas Manyaran.

Pada hari yang dijadwalkan itu, kata Irwan, Christin ternyata ada keperluan ke luar kota sehingga tidak bisa melaksanakan vaksinasi.

Baca Juga: Polisi Tangkap Joki Vaksin di Semarang, Pelaku Dijanjikan Rp500 Ribu

Keluhan tersebut disampaikan kepada Irvanti Oktaviany (48), tetangga pelaku yang kemudian mengenalkan Diah Subdari (41) untuk menggantikan menerima suntikan vaksin.

Dalam kesepakatan itu, lanjut dia, ada tawaran sejumlah uang dari Christin kepada Diah. "Dijanjikan Rp500 ribu untuk menjadi joki vaksinasi," ungkapnya.

Perbuatan itu terungkap saat petugas puskemas melakukan pemeriksaan identitas calon penerima vaksin.

"Dari hasil pemeriksaan ternyata ada ketidaksesuaian antara identitas dan fisik calon penerima vaksin," ucapnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan pihak puskemas ke kepolisian.

Baca Juga: 35.702 Anak Usia 6-11 Tahun di Bandar Lampung Sudah Divaksin

Para pelaku sendiri dijerat dengan Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang penanggulangan wabah penyakit menular.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait