Respons Warga Lampung Jika Aturan Masuk Mal Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Beberapa warga Lampung mengaku setuju penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk mal.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:29 WIB
Respons Warga Lampung Jika Aturan Masuk Mal Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
Ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi pada ponsel pintar. Respons warga Lampung soal wacana penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat masuk mal. [Antara]

Berdasarkan pantauan, pada perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Bandar Lampung, pusat perbelanjaan di kota ini mayoritas sudah mulai membuka aktivitasnya karena memang terdapat kelonggaran-kelonggaran dari pemerintah.

Di Mal Boemi Kedaton penerapan scan barcode untuk masuk ke dalam belum diterapkan namun protokol kesehatan ketat diberlakukan oleh pihak pengelola.

Sementara itu, di Mal Central Plaza, pihak pengelola sedang melakukan ujicoba pemberlakuan scan barcode melalui aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke dalam. Terdapat dua lokasi papan scan barcode di sana yakni di pintu depan dan belakang mal.

Bahkan terlihat Satpam di Mal Central Plaza pun sedang mengedukasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan scan barcode.

Baca Juga:Sebanyak 177.083 Warga Bandar Lampung Sudah Mendapat Vaksin Dosis Kedua

Manajer Mal Boemi Kedaton, Andreas Purwanto mengatakan saat ini untuk masuk mal ini hanya diwajibakan mengukur suhu, cuci tangan dan memakai masker sementara persyaratan vaksin sebagai masuk ke sini belum dilakukan.

"Intinya kita mengikuti pemerintah bila memang ke depannya pemerintah menerapkan itu kami akan ikuti tapi kan di Lampung ini juga cakupan vaksinasinya masih rendah atau belum semua masyarakat divaksin maka kami saat ini kami belum mewajibkan surat vaksinasi untuk masuk ke sini," kata dia. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini