Ketua IDI Bandar Lampung: Jangan Persulit Masyarakat Dapat Vaksin COVID-19

Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya M Biomed mengatakan masyarakat sedang antusias mendapatkan vaksin COVID-19

Wakos Reza Gautama
Kamis, 19 Agustus 2021 | 11:44 WIB
Ketua IDI Bandar Lampung: Jangan Persulit Masyarakat Dapat Vaksin COVID-19
Ilustrasi vaksinasi COVID-19. Ketua IDI Bandar Lampung minta pemerintah jangan persulit masyarakat dapat vaksin COVID-19. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraLampung.id - Ikatan Dokter Indonesia Cabang Bandar Lampung meminta pemerintah tidak mempersulit masyarakat mendapat vaksin COVID-19

Saat ini kata Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya M Biomed, masyarakat sedang antusias mendapatkan vaksin COVID-19. 

Karena itu saran Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya M Biomed penyelenggara vaksinasi jangan mempersulit animo masyarakat tersebut.

"Vaksin yang ada harus segera disuntikan kepada masyarakat umum, jangan eksklusif, buka semua akses tapi juga harus sesuai standar protokol kesehatan karena vaksin itu untuk mempermudah bukan mempersulit," kata dr Aditya, Kamis (19/8/2021) dikutip dari ANTARA.

Baca Juga:Jokowi: Jika Semua Pelajar Sudah Divaksin Covid-19 Sekolah Tatap Muka Bisa Dilakukan

Menurut dr Aditya, pemerintah harusnya berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang mau datang dengan sendirinya ke sentra-sentra vaksinasi yang tersedia.

Sebab, lanjutnya, di banyak negara jarang sekali orang mau datang dengan sendirinya untuk disuntikkan vaksin.

"Kita harusnya berterima kasih kepada masyarakat karena antusias dapatkan vaksin. Jangan sampai hal-hal yang sifatnya hanya eksklusif atau hanya seromoni jadi kendala mereka mendapatkan vaksinasi," kata dia.

Aditya menekankan kepada pemerintah atau pihak yang menyelenggarakan vaksinasi agar semuanya dipersiapkan dengan matang sehingga dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan kerumunan.

"Kan, pendaftarannya bisa secara online, masyarakat juga kalau ditawarkan dengan google form pasti mengisi sehingga mereka yang belum dapat nomor antrian Insyaallah tidak datang ke lokasi vaksinasi sehingga meminimalkan kerumunan orang yang mengantri," kata dia.

Baca Juga:Berlayar dari Bandar Lampung ke Pulau Enggano, KM EMJ Tujuh Sudah Seminggu Hilang Kontak

Menurutnya vaksin merupakan peluang emas dan salah satu cara agar keluar dari pandemi dengan membentuk kekebalan komunal sehingga jangan sampai dinodai dengan hal-hal yang tidak dinginkan dalam pelaksanaannya seperti menimbulkan kerumunan.

"Jadi hal-hal teknis seperti ini harusnya bisa lebih baik lagi disiapkan oleh pihak yang menggelar vaksinasi," kata dia. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak