facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini yang Dirasakan Tubuh Usai Disuntik Vaksin Moderna

Wakos Reza Gautama Minggu, 08 Agustus 2021 | 11:45 WIB

Ini yang Dirasakan Tubuh Usai Disuntik Vaksin Moderna
Ilustrasi Vaksin moderna. Ini yang dirasakan usai disuntik vaksin Moderna. [VOA Indonesia]

reaksi yang bisa terjadi usai seseorang mendapatkan suntikan vaksin Moderna.

SuaraLampung.id - Vaksin Moderna rencananya digunakan untuk rakyat Indonesia dan secara khusus digunakan sebagai booster suntikan bagi para tenaga kesehatan di tanah air.

Namun suntikan vaksin Moderna ini membuat beberapa kalangan takut. Ini karena adanya pemberitaan mengenai efek yang terjadi setelah disuntik vaksin Moderna. 

Praktisi kesehatan sekaligus relawan COVID-19 dari Universitas Gadjah Mada, dr. Muhamad Fajri Adda'i mengungkapkan reaksi yang bisa terjadi usai seseorang mendapatkan suntikan vaksin Moderna.

"Ini bukan menakut-nakuti namun memberikan pemahaman yang baik terhadap reaksi vaksinasi. Setiap orang memiliki reaksi yang berbeda jadi tidak bisa disamaratakan," kata Fajri melalui pesan elektroniknya, dikutip dari ANTARA, Minggu (8/8/2021).

Baca Juga: Daftar Reaksi Tubuh Setelah Vaksin Moderna

Reaksi yang dialami setiap orang usai vaksinasi bisa berbeda, tergantung presentase masing-masing gejala, antara lain demam, tidak enak badan, kelelahan, muncul ruam dan nyeri.

Data studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA pada 5 April 2021 memperlihatkan pada sekitar 2 juta orang di Amerika Serikat yang disuntik Moderna, sekitar 70 persen akan merasa nyeri, lalu sebanyak 7,4 persen mengalami kemerahan, bengkak (13,6 persen) dan gejala sistemik 51,7 persen.

Selain itu, ada juga gejala kelelahan (32,5 persen), sakit kepala (26,9 persen), myalgia atau nyeri otot (21,3 persen), panas dingin (10,3 persen), demam (10 persen), sakit sendi (9,8 persen), mual (8,1 persen), muntah (0,8 persen), diare (5,4 persen) dan nyeri perut (3,2 persen).

Dia mencontohkan, bila 1,2 juta orang tenaga kesehatan yang disuntik vaksin Moderna, maka akan ada 70 persen dari jumlah ini atau 840.000 orang yang akan mengeluhkan nyeri. Sementara untuk gejala sistemik akan dialami sebanyak 620.000 orang, kelelahan 390.000 orang dan ruam pada 88.800 orang.

Selain itu, menurut studi dalam jurnal JAMA Oncolgy, ada juga reaksi limfonodi yakni pembesaran pembuluh kelenjar getah bening, misalnya di ketiak pada laki-laki. Kasusnya sekitar 1-5 persen pada mereka yang disuntik vaksin Moderna dosis pertama.

Baca Juga: Syarat Nakes Riau Jalani Suntik Booster Vaksin Moderna

"Vaksin ini jalan ditangkap di limfonodi, membentuk imunitas itu di memang di limfonodimaka dia bengkak. Itulah mengapa Inggris sudah memberitahu (bengkak) bisa sampai 10 hari atau bahkan lebih. Tetapi ini jarang," kata Fajri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait